Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman bedeng di Gang Jatayu, area perbatasan Sunset Road dan Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Bali, sejak Senin (31/8) malam. Kobaran api melalap lahan seluas kurang lebih tiga hektare dan menghanguskan belasan kendaraan milik warga sekitar.
Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, armada yang terbakar mencakup 11 unit sepeda motor serta dua unit mobil, masing-masing bertipe Avanza dan Xenia putih. Peristiwa tersebut juga meludeskan tiga unit sepeda, bangunan rumah semipermanen, barang rongsokan, dokumen berharga, hingga peralatan elektronik. Laporan awal memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Penyelidikan awal menunjukkan kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas dari salah satu bedeng warga sebelum api menyebar cepat ke bangunan di sekitarnya. Situasi pemadaman sempat menghadapi kendala lanjutan pada Selasa (1/9) sore sekitar pukul 15.13 WITA saat angin kencang memicu titik api baru di sisi barat. Api kemudian merembet dan membakar dua unit bangunan semipermanen milik warga bernama Niman sekitar pukul 18.00 WITA.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit kendaraan rescue gabungan dari Dinas Damkar Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dikerahkan ke lokasi. Petugas turut mengoperasikan dua unit ekskavator untuk mengurai timbunan seng dan rongsokan yang menutupi bara api tersembunyi.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar I Made Tirana menyampaikan bahwa penuntasan pemadaman material rongsokan diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga hari. Sejalan dengan proses pendinginan tersebut, tim Labfor Polda Bali menunda pelaksanaan olah tempat kejadian perkara (TKP) selama dua hingga tiga hari hingga kondisi lokasi benar-benar aman.






