Bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilaporkan telah mencapai area seluas kurang lebih 118 hektare hingga hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Luasan lahan terdampak yang cukup besar ini menjadi perhatian penting bagi seluruh warga setempat, termasuk para pelaku usaha mandiri dan pekerja lepas yang mengandalkan stabilitas lingkungan tempat tinggal mereka untuk tetap produktif. Kenaikan drastis jumlah kejadian kebakaran di pertengahan tahun ini menuntut kesadaran bersama dalam menjaga keamanan wilayah sekitar dari ancaman bahaya api.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Bangka Tengah, luasan total sekitar 118 hektare tersebut merupakan angka akumulasi dari seluruh penanganan insiden kebakaran lahan yang dilakukan oleh tim gabungan. Tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD bersama dengan unit pemadam kebakaran setempat telah bekerja keras menangani berbagai peristiwa kebakaran di sepanjang tahun 2026. Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Shabara, mengonfirmasi bahwa terdapat kenaikan yang sangat tajam terkait jumlah insiden karhutla begitu memasuki pertengahan tahun 2026 ini.








