Kebakaran melanda pabrik PT Prakarsa Alam Segar (PT PAS) yang berlokasi di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Fasilitas yang memproduksi mi instan merek Mie Sedaap tersebut mengalami kebakaran sejak Minggu (30/8) malam dan penanganannya berlanjut hingga Senin (31/8) dini hari.
Laporan mengenai insiden kebakaran tersebut pertama kali diterima oleh Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi pada Minggu (30/8) sekitar pukul 19.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas damkar segera diterjunkan ke lokasi untuk menangani kobaran api.
Proses Pendinginan di Lokasi Gudang
Hingga Senin (31/8) sekitar pukul 02.00 hingga 02.09 WIB, kobaran api utama dilaporkan sudah tidak lagi menyala. Meski demikian, proses penanganan belum rampung seluruhnya karena petugas masih bersiaga untuk proses pendinginan di area kebakaran setelah hampir 7 jam berlalu sejak laporan awal diterima.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Petugas Damkar Kota Bekasi, Rahma, menyampaikan kondisi terkini terkait penanganan kebakaran di pabrik PT Prakarsa Alam Segar tersebut. Rahma menjelaskan bahwa api utama sudah padam, namun proses pendinginan tetap dilakukan di lokasi.
"Sudah tidak menyala (api kebakaran) tapi masih pendinginan," jelas Rahma mengenai situasi di lokasi kejadian pada pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Rahma, titik api yang memicu kebakaran di pabrik tersebut diduga berasal dari bagian gudang pabrik.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pengerahan Personel dan Unit Damkar
Untuk menjinakkan kebakaran pabrik mi instan tersebut, Damkar Kota Bekasi mengerahkan puluhan personel dan sejumlah armada operasional ke tempat kejadian perkara di Kecamatan Medan Satria.
Total sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran beserta 42 personel diterjunkan langsung ke lokasi pabrik PT PAS. Selain armada mobil pemadam, dua unit rescue juga dilibatkan untuk membantu serta mendukung kelancaran proses penanganan kebakaran pabrik hingga tuntas.






