Operasi pemadaman di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih terus berlangsung. Dari total 8,4 hektare area timbunan sampah yang sempat terbakar, tim gabungan kini mengonsentrasikan pemadaman pada sisa 2,4 hektare lahan yang masih mengeluarkan api dan kepulan asap.
Kebakaran di lokasi pembuangan sampah seluas 40 hektare ini pertama kali terdeteksi pada 7 September dengan luasan 5,5 hektare, sebelum meluas menjadi 8,4 hektare pada 8 September. Memasuki hari kedelapan operasi pada Senin dini hari, luasan titik api berhasil dipersempit secara signifikan.
Titik api yang tersisa terbagi di dua zona utama, yakni wilayah utara seluas 1,4 hektare dan wilayah timur seluas 1.000 meter persegi. Sementara itu, area pengelolaan sampah di sisi selatan yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bogor telah dipadamkan sepenuhnya. TPAS Galuga sendiri merupakan fasilitas pengolahan sampah terpadu yang melayani wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Penanganan kebakaran dilakukan selama 24 jam penuh oleh tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor, TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta PMI.
Petugas di lapangan menghadapi kendala aksesibilitas yang berat. Mobil tangki dan sepeda motor tidak dapat menjangkau titik-titik pembakaran di bagian dalam, sehingga personel harus berjalan kaki dan mengandalkan dukungan alat berat. Ekskavator dikerahkan untuk membongkar gundukan sampah guna mencari bara api yang tertimbun di lapisan bawah, menyemprotkan air untuk proses pendinginan, lalu menutup kembali material tersebut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Guna menjaga kontinuitas suplai air ke titik yang tidak terjangkau armada damkar, tim gabungan membangun beberapa embung darurat beralaskan terpal dengan kedalaman sekitar 1 hingga 2 meter tepat di tengah area tumpukan sampah.






