Petugas gabungan di Kabupaten Serang, Banten, masih terus berupaya menangani kebakaran di tempat pembuangan sampah (TPA) liar kawasan Waringinkurung hingga Minggu (30/8/2026). Satu unit alat berat jenis ekskavator bersama empat unit armada pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan bara api yang masih terperangkap di bawah tumpukan sampah.
Kebakaran yang pertama kali terdeteksi pada Jumat (28/8) tersebut kini sudah tidak lagi menimbulkan kobaran api terbuka. Kendati demikian, kepulan asap tebal masih terus keluar dari timbunan sampah.
Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menjelaskan bahwa kobaran api besar memang telah mereda, namun pemadaman total terkendala posisi titik api yang tertimbun di bagian dalam. Pihak kepolisian bersama Muspika setempat akhirnya mendatangkan satu unit ekskavator untuk membantu armada Damkar.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Alat berat tersebut difungsikan guna membongkar dan mengurai material sampah. Dengan terbukanya timbunan, petugas pemadam kebakaran dapat langsung menyemprotkan air tepat ke titik bara yang tersembunyi.
Dari pihak lapangan, petugas Kantor Damkar Kabupaten Serang, Anton, mengonfirmasi bahwa operasi penyemprotan telah berlangsung secara maraton sejak semalam dan dilanjutkan kembali dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam ke area TPA liar.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Penanganan insiden ini menghadapi sejumlah rintangan teknis. Pusdalops BPBD Kabupaten Serang mencatat kendala utama berupa terbatasnya akses pasokan air di sekitar lokasi serta kedalaman titik bara yang diperkirakan berada 3 hingga 7 meter di bawah permukaan tumpukan sampah. Hingga saat ini, proses penguraian dan pendinginan material terus dilakukan oleh tim gabungan.






