Situasi di TPA Putri Cempo, Solo, kembali genting setelah kebakaran meluas hingga menghanguskan sekitar 6 dari total 17 hektare tumpukan sampah pada Kamis (3/9) sore. Petugas damkar yang sempat berhasil mengendalikan kobaran api pada Rabu (2/9) dini hari kembali menghadapi kemunculan titik api baru akibat embusan angin kencang di wilayah tersebut.
Perubahan arah dan kecepatan angin pada Kamis pagi hingga siang memicu bara api yang tersisa kembali menyala di sejumlah titik. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, menjelaskan bahwa kebakaran yang awalnya hanya melanda Blok B dan Blok D kini telah menjalar ke Blok C.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Upaya pemadaman kini difokuskan pada area perluasan tersebut. Meski api di Blok B dan Blok D sudah berhasil dikendalikan oleh tim di lapangan, pemadaman di Blok C terkendala oleh akses lokasi yang sulit dijangkau oleh armada pemadam.
Hingga saat ini, kobaran api dipastikan belum menyentuh permukiman penduduk di sekitar lokasi TPA. Namun, sebaran asap pekat mulai memasuki rumah-rumah warga dan sejumlah gedung sekolah di area terdekat.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Menanggapi dampak kabut asap tersebut, BPBD Kota Solo telah menyiagakan sejumlah titik evakuasi bagi masyarakat yang terdampak. Pemerintah Kota Surakarta turut menyiapkan sarana dan prasarana pendukung apabila warga di sekitar lokasi membutuhkan evakuasi medis atau pengungsian darurat sewaktu-waktu.






