tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Kegiatan Belajar di Sekolah Pondok Pinang Tetap Berjalan Normal Setelah Penemuan Ratusan Senjata

Lidya RumbayanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 11.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kegiatan Belajar di Sekolah Pondok Pinang Tetap Berjalan Normal Setelah Penemuan Ratusan Senjata
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana kondisi kegiatan belajar mengajar di sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah adanya temuan ratusan senjata di lingkungan sekolah?

Kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut dipastikan tetap berjalan dengan normal tanpa adanya gangguan berarti bagi para siswa. Proses penertiban dan pembongkaran ruangan yang menjadi lokasi penemuan ratusan senjata sengaja dilakukan oleh pihak terkait pada sore hingga malam hari. Langkah ini diambil agar seluruh rangkaian aktivitas akademik di siang hari telah selesai terlebih dahulu, sehingga siswa dan guru tidak terganggu. Pihak kepolisian juga bergerak cepat dengan langsung mengamankan seluruh barang bukti senjata dari lokasi agar lingkungan sekolah kembali steril dan aman.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Siapa sebenarnya yang bertanggung jawab atas kepemilikan dan penyimpanan senjata di lingkungan sekolah tersebut?

Kepemilikan atas ratusan senjata tersebut diklaim oleh Alhadid Endar Putra, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin. Menurut keterangannya, seluruh 995 unit airsoft gun yang ditemukan di lokasi tersebut merupakan barang yang legal dan memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Alhadid Endar Putra juga menjelaskan bahwa ratusan senjata tersebut sebenarnya sudah disimpan di lokasi itu sejak tahun 2020. Adapun tujuan awal dari penyimpanan ratusan unit airsoft gun ini adalah untuk memfasilitasi kegiatan ekstrakurikuler menembak yang diadakan oleh pihak sekolah bagi para siswanya.

Bagaimana kronologi penemuan senjata tersebut dan mengapa pihak sekolah tidak mengetahuinya sejak awal?

Baca Juga

Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah dan Rencana Sidang Praperadilan

Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah dan Rencana Sidang Praperadilan

Ruangan tempat penyimpanan ratusan senjata tersebut sebelumnya dikuasai dan digunakan oleh mantan ketua yayasan sekolah. Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, menjelaskan bahwa ruangan tersebut berada dalam kontrol pengurus lama yang saat ini statusnya sudah diberhentikan atau dipecat dari kepengurusan yayasan. Pihak sekolah sendiri menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak mengetahui keberadaan ratusan senjata tersebut di dalam area sekolah sebelum akhirnya ditemukan. Ketidaktahuan ini dikarenakan akses terhadap ruangan tersebut sebelumnya dipegang penuh oleh mantan pengurus yang telah diberhentikan tersebut.

Apa saja jenis senjata dan peralatan berbahaya yang berhasil disita oleh pihak kepolisian dari lokasi tersebut?

Dalam proses penertiban tersebut, petugas mengamankan total 995 unit senjata dan berbagai peralatan pendukungnya. Rincian barang bukti yang ditemukan meliputi empat laras panjang, dua laras pendek, alat peredam suara, serta tujuh magasin dari berbagai jenis berbeda. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah amunisi dengan berbagai ukuran kaliber. Di lokasi tersebut, ditemukan pula beberapa unit airsoft gun yang memiliki bentuk fisik menyerupai senjata api taktis populer seperti FN P90, AK-47, dan M4 Carbine. Petugas juga mengamankan taser gun atau senjata kejut listrik, alat khusus pembuat peluru, hingga buku panduan praktis mengenai cara pembuatan peluru.

Apakah masih ada area lain di lingkungan sekolah yang dicurigai menyimpan barang serupa?

Baca Juga

Cadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026 Capai US$ 145,3 Miliar

Cadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026 Capai US$ 145,3 Miliar

Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa saat ini masih ada sebuah bunker yang terletak di dalam satu area sekolah, dengan posisi yang tidak jauh dari ruangan tempat penemuan senjata sebelumnya. Meski berada di area sekolah yang sama, letak bunker tersebut dipastikan tidak berdekatan dengan ruang kelas tempat para siswa melakukan aktivitas belajar harian. Karena bunker tersebut masih dalam kondisi tertutup rapat dan belum dibuka, pihak sekolah melalui kuasa hukumnya telah meminta aparat kepolisian untuk segera membuka bunker tersebut guna memastikan keamanannya secara menyeluruh. Pihak sekolah ingin memastikan tidak ada lagi barang berbahaya yang tersisa di lingkungan pendidikan tersebut.

Bagaimana status hukum dan kelanjutan penyelidikan kasus penemuan senjata ini?

Hingga saat ini, seluruh 995 unit senjata beserta amunisi dan alat pembuat peluru telah diamankan sepenuhnya oleh kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Walaupun Alhadid Endar Putra selaku Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin telah mengklaim bahwa seluruh senjata tersebut memiliki izin resmi sejak tahun 2020, pihak kepolisian masih harus melakukan verifikasi dokumen dan memeriksa legalitas nyata dari barang-barang tersebut. Pihak sekolah sendiri memilih bersikap kooperatif dan menyerahkan seluruh proses hukum serta pembukaan bunker yang tersisa kepada pihak kepolisian demi menjaga transparansi dan keamanan lingkungan sekolah.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pondok PinangKeamanan SekolahHukum dan Kriminal

Berita Terbaru Lainnya

Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah dan Rencana Sidang PraperadilanCadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026 Capai US$ 145,3 MiliarPenyusutan Jumlah BUMN dan Dampaknya Terhadap Kinerja Perusahaan NegaraKinerja Keuangan PTPN Group, Catatan Pertumbuhan dan Hasil Transformasi Bisnis Semester I 2026Bantahan Donald Trump Terkait Kabar Kekurangan Amunisi Amerika Serikat dalam Konflik IranPemerintah Prioritaskan Ibu Hamil, Balita, dan Daerah 3T untuk Program Makan Bergizi GratisDokter Puskesmas Pakisaji Dinonaktifkan Usai Cibir Pasien BPJS di ThreadsPemeriksaan Don Ritto dan Saksi Swasta dalam Kasus TPPU Emas serta Uang Ratusan Miliar

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap