Warga di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mengalami kekeringan dan kesulitan memperoleh pasokan air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, Polresta Tangerang turun langsung memberikan bantuan pasokan air bersih guna meringankan beban kebutuhan masyarakat setempat.
Bantuan air bersih didistribusikan kepada warga pada Sabtu (29/8/2026). Dalam proses penyaluran ini, pihak kepolisian mengerahkan kendaraan dinas water cannon ke lokasi pemukiman warga yang terdampak kekeringan. Kedatangan armada air bersih tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang telah mengantre dengan membawa tempat penampungan air seperti galon dan jeriken kosong.
Penyaluran di Dua Kampung Terdampak
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menjelaskan bahwa penyaluran air bersih difokuskan pada dua titik wilayah perkampungan yang masih mengalami kesulitan air bersih di Desa Bantar Panjang. Dua lokasi tersebut adalah Kampung Kadeper di lingkungan RT 01/RW 03 dan Kampung Muncung di lingkungan RT 02/RW 01.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dari pendataan yang dilakukan di lokasi penyaluran, total penerima manfaat bantuan air bersih di kedua kampung tersebut tercatat mencapai sekitar 80 kepala keluarga (KK). Pasokan air dialirkan secara bertahap ke wadah-wadah yang telah disiapkan warga agar kebutuhan dasar rumah tangga mereka dapat terpenuhi.
Dorong Laporan Warga dan Imbauan Kamtibmas
Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan bahwa Polresta Tangerang siap kembali mendistribusikan bantuan air bersih lanjutan apabila masih ada warga yang membutuhkan suplai air di lingkungannya. Pihak kepolisian juga secara terbuka mendorong masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan wilayah yang mengalami krisis atau kesulitan air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan ke lokasi.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain membagikan bantuan air bersih, personel kepolisian yang bertugas di lapangan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Petugas mengimbau warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungannya masing-masing.
Petugas juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh isu atau kabar yang belum jelas kebenarannya, tidak melakukan aksi pembakaran sampah yang berpotensi memicu bahaya di tengah kondisi kemarau, serta terus memupuk rasa saling peduli antarwarga.






