tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Regional

Kementerian ATR/BPN Gaet Tim Ekspedisi Patriot Kebut Program Trans Tuntas

Lidya RumbayanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 01.10 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kementerian ATR/BPN Gaet Tim Ekspedisi Patriot Kebut Program Trans Tuntas
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi menggandeng Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pertanahan di kawasan transmigrasi. Keterlibatan tim ekspedisi ini diarahkan untuk mempercepat implementasi Program Trans Tuntas melalui identifikasi data faktual di lapangan terkait kepemilikan, penguasaan, hingga legalitas lahan transmigran.

Langkah strategis tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan saat memberikan pembekalan kepada 1.476 anggota Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Anggota tim yang mayoritas merupakan kalangan mahasiswa ini akan diterjunkan langsung ke kantong-kantong kawasan transmigrasi di berbagai daerah.

Ossy menjelaskan bahwa persoalan pertanahan di kawasan transmigrasi memiliki kompleksitas tinggi karena dipengaruhi oleh riwayat penguasaan tanah yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Oleh karena itu, kehadiran tim di lapangan diharapkan mampu mendata akar masalah secara langsung dan berkoordinasi erat dengan kantor pertanahan (kantah) di tingkat daerah sebagai bagian dari skema perumusan solusi.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kolaborasi Lintas Sektor dan Penataan Ruang

Untuk menuntaskan kendala agraria tersebut, Kementerian ATR/BPN memperkuat sinergi bersama Kementerian Transmigrasi lewat Program Trans Tuntas. Fokus utama kerja sama ini mencakup penyelesaian legalitas lahan, penanganan tumpang tindih serta konflik tanah, sekaligus penguatan agenda Reforma Agraria nasional.

Menurut Ossy, paradigma transmigrasi saat ini telah bertransformasi. Kebijakan transmigrasi tidak lagi sebatas memindahkan penduduk antarwilayah, melainkan diarahkan untuk membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengelolaan sumber daya yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Data dan hasil observasi yang dihimpun Tim Ekspedisi Patriot juga diproyeksikan menjadi rujukan penting dalam penataan ruang kawasan. Informasi lapangan tersebut akan dimanfaatkan untuk menyempurnakan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di tingkat daerah, yang menjadi basis kepastian hukum, kemudahan investasi, serta akselerasi pembangunan kawasan ekonomi transmigrasi.

Dalam arahannya kepada para peserta, Ossy menekankan pentingnya pendekatan sosial humanis. Mahasiswa diminta membangun empati dan kepercayaan dengan warga transmigran, menghasilkan kajian yang aplikatif terhadap kendala riil di lapangan, serta meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi wilayah penugasan mereka.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tim Ekspedisi PatriotKementerian ATR/BPN

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap