tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita

Kepala BMKG Ungkap Erupsi Gunung Anak Krakatau Bertipe Strombolian, Frekuensi Letusan Mulai Menurun

Lidya RumbayanDiterbitkan 6 Sep 2026 - 13.11 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kepala BMKG Ungkap Erupsi Gunung Anak Krakatau Bertipe Strombolian, Frekuensi Letusan Mulai Menurun
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menjelaskan kronologi serta karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau yang tengah terjadi. Teuku mengungkapkan bahwa letusan Gunung Anak Krakatau tersebut diklasifikasikan ke dalam jenis erupsi Strombolian.

Dalam konferensi pers daring pada Minggu (6/9/2026), Teuku menyampaikan bahwa letusan tipe Strombolian pada Gunung Anak Krakatau dipicu oleh keberadaan magma cair dengan tekanan gas berskala sedang. Erupsi jenis Strombolian tergolong sebagai letusan gunung berapi yang bersifat eksplosif ringan serta memiliki interval waktu letusan yang relatif teratur dan berulang.

Karakteristik Letusan Strombolian

Teuku menjelaskan bahwa mekanisme letusan-letusan kecil yang berulang secara teratur tersebut menyebabkan terlemparnya berbagai material vulkanik ke udara. Fenomena letusan ini memunculkan lontaran kembang api lava, bom vulkanik, serta lapili ke udara.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Mengenai status aktivitas gunung tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan Gunung Anak Krakatau pada status Level 3 atau Siaga sejak 2 Juli 2026 atau awal Juli 2026. Setelah penetapan status tersebut, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pertamanya pada Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB.

Penurunan Frekuensi dan Puncak Erupsi

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menambahkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau masih terpantau terjadi sejak malam tadi hingga pagi ini. Meskipun demikian, frekuensi letusan gunung tersebut secara keseluruhan sudah mulai menunjukkan tren penurunan.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Wijayanto memprediksi bahwa fase puncak erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini telah terlewati, kendati status gunung api tersebut masih berada pada level Siaga.

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas di permukaan gunung, termasuk melalui pengamatan dan monitoring petir vulkanik. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, aktivitas petir dan permukaan masih terdeteksi, namun intensitasnya sudah mulai melandai jika dibandingkan dengan situasi saat letusan awal terjadi pada 4 September pukul 23.07 WIB.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGPVMBG

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap