Perairan Laut Jawa di sekitar Pulau Masalembu menjadi lokasi musibah terbaliknya Kapal Virgo Transport 8 yang tengah berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal yang mengangkut 243 orang tersebut dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik dan nyaris tenggelam di tengah laut.
Berdasarkan pantauan patroli udara petugas SAR, posisi badan kapal terlihat sudah terbalik di perairan lepas. Lokasi terakhir kapal diperkirakan berjarak sekitar 86 mil laut dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, atau kurang lebih 80 mil laut dengan jarak tempuh lima jam perjalanan dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Detik-Detik Mencekam Tanpa Tanda Bahaya
Ahmad Saudi, salah seorang penumpang selamat yang dievakuasi menuju Banjarmasin menggunakan MV Haida, menuturkan kesaksiannya ketika insiden nahas itu terjadi. Ahmad mengaku sedang tertidur pulas dan tidak mendengar tanda bahaya apa pun saat kapal mulai kehilangan keseimbangan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Menurut penuturannya, tidak ada bunyi alarm peringatan darurat yang berbunyi sebelum kapal miring secara drastis. Saat tersentak bangun dari tidurnya, kondisi kapal sudah dalam posisi miring tajam. Pada momen awal, penumpang yang berhasil keluar menyelamatkan diri mayoritas adalah para sopir dan penumpang laki-laki, sementara penumpang yang masih berada di dalam area kamar kesulitan untuk segera keluar.
Evakuasi Terus Berjalan dan Puluhan Masih Dicari
Operasi penyelamatan segera digelar oleh tim Basarnas dengan dukungan kapal-kapal yang tengah melintas di sekitar area kejadian, meliputi KM Haida, TB Mauhan (MT Mauhan), dan TB TCP.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Data terbaru mencatat sebanyak 153 penumpang telah masuk dalam penanganan evakuasi tim gabungan. Dalam proses pertolongan di laut, kapal TB TCP berhasil mengevakuasi satu orang korban selamat dan lima korban meninggal dunia. Di sisi lain, TB Mauhan mengevakuasi 14 penumpang selamat, satu orang dengan cedera berat, dan satu korban meninggal dunia.
Secara keseluruhan, laporan data sementara mencatat enam orang ditemukan meninggal dunia, sementara puluhan penumpang lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR di perairan Laut Jawa.






