Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat mengerahkan selang berjangkauan panjang guna memadamkan kobaran api yang menghanguskan permukiman di Jalan Dukuh Pinggir I, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden kebakaran tersebut menyebabkan sedikitnya 48 orang dari 4 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
Ketua RT setempat, Zaini, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Berdasarkan kesaksian warga di lokasi kejadian, percikan api pertama kali terlihat muncul dari instalasi kabel terbuka sebelum dengan cepat menyambar bangunan di sekitarnya.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Salah seorang penghuni rumah, Liha, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Rabu sore (26/8). Ia baru menyadari adanya ancaman api setelah mendengar teriakan peringatan dari sejumlah pemuda. Embusan angin kencang dan banyaknya material yang mudah terbakar membuat kobaran api tidak terbendung dalam waktu singkat.
Menurut penuturan Liha, dalam rentang waktu sekitar 10 hingga 15 menit api sudah membesar drastis karena menyambar material rentan, keberadaan sepeda motor, bahan bakar, hingga gas. Akses lokasi yang cukup jauh dari jalan raya berhasil diatasi tim pemadam kebakaran yang tiba membawa perlengkapan selang panjang untuk menjinakkan api.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Saat ini, seluruh warga terdampak telah dievakuasi ke posko darurat di musala setempat dan pos RW. Sejumlah instansi telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap awal untuk para pengungsi, meliputi kebutuhan makanan hingga alas tidur.






