Penemuan jasad seorang pria tanpa identitas menggegerkan warga di sekitar stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan. Korban ditemukan terbujur kaku di dalam area gardu listrik setelah aroma menyengat dan tetesan darah memicu kecurigaan warga serta petugas di sekitar lokasi.
Kecurigaan bermula pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Seorang warga setempat bernama Bejo menuturkan bahwa ia dan orang-orang di sekitar lokasi mulai mencium bau busuk yang sangat tajam dari arah bangunan gardu listrik. Bau tersebut menyerupai bangkai hingga menarik perhatian personel Dinas Perhubungan (Dishub) yang sedang bertugas di area tersebut.
Sebelum aroma menyengat tercium, seorang rekan sesama pedagang di sekitar lokasi sempat melihat adanya kepulan asap yang keluar dari bagian belakang gardu listrik tersebut. Menindaklanjuti kecurigaan atas bau yang semakin menusuk, petugas Dishub kemudian berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memeriksa bagian dalam instalasi listrik.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Tanda-tanda keberadaan korban semakin jelas saat petugas PLN membuka pintu gardu. Petugas Dishub melihat adanya ceceran atau tetesan darah di area tersebut. Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas kepolisian bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) segera mendatangi tempat kejadian perkara guna mengevakuasi tubuh pria tersebut dari dalam instalasi kelistrikan. Proses evakuasi berlangsung hingga malam hari, dan jasad pria tanpa identitas tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan pada pukul 20.25 WIB.
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto menjelaskan bahwa pria yang berstatus sebagai Mr. X itu diduga kuat masuk ke dalam gardu untuk melakukan pencurian kabel. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, pria tersebut membawa kantong plastik yang berisi gergaji serta topi sebelum memanjat ke bagian lantai dua gardu listrik.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Saat berada di lantai dua, korban diduga mengalami sengatan listrik tegangan tinggi yang langsung merenggut nyawanya. Polisi memastikan tidak ada kartu tanda penduduk (KTP) ataupun dokumen pengenal lain yang ditemukan pada tubuh korban.
Usai dievakuasi dari dalam gardu listrik dekat stasiun LRT Pancoran, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi guna kepentingan penyelidikan kepolisian.






