tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Berita Internasional

Ketika Masalah Roda Berakhir Lebih dari 100 Orang Tewas di Eschede

Wahyu SuryaniDiterbitkan 13 Sep 2026 - 16.01 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ketika Masalah Roda Berakhir Lebih dari 100 Orang Tewas di Eschede
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Operator perkeretaapian Jerman, Deutsche Bahn, memutuskan kembali menerapkan penggunaan roda padat pada seluruh armada kereta cepatnya setelah penyelidikan mengungkap cacat fatal pada komponen roda dalam tragedi Eschede. Peristiwa kelam yang tercatat sebagai salah satu bencana rel terburuk di Jerman tersebut menelan hingga 101 korban jiwa akibat kerusakan mekanis yang luput ditangani tepat waktu.

Kecelakaan dahsyat ini berlangsung pada 3 Juni 1998 silam. Rangkaian kereta cepat generasi pertama Intercity-Express (ICE) tengah melaju kencang dengan membawa 287 orang dalam rute Munich menuju Hamburg. Setelah meninggalkan stasiun Hanover untuk melintasi kawasan Lüneburg, armada melesat pada kecepatan sekitar 200 km/jam sebelum bencana mematikan itu terjadi.

Detik-Detik Pecahnya Pelek dan Runtuhnya Jembatan

Masalah bermula dari pelek logam roda kereta yang mengalami cacat teknis sesaat sebelum keberangkatan. Selama melaju kencang lebih dari 6 kilometer, pecahan logam yang rusak terus mengikis serta merusak bantalan rel dan wesel pemindah jalur. Kendati sejumlah penumpang di dalam gerbong sempat mendengar suara-suara bising yang tidak wajar di tengah perjalanan, tidak ada seorang pun yang menarik tuas rem darurat.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kondisi rel yang rusak akibat gesekan pecahan logam membuat laju kereta kehilangan kendali di wilayah Eschede. Gerbong ketiga menyenggol pilar jembatan penyeberangan jalan di atas jalur rel, memicu konstruksi jembatan runtuh seketika dan menimpa delapan gerbong di belakangnya. Rangkaian kehancuran masif tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu empat detik. Lokomotif listrik di bagian depan terus meluncur tanpa gerbong belakang hingga berhenti sendirian sekitar 2 kilometer di luar area Eschede.

Dampak Korban dan Akhir Proses Hukum

Tragedi ini merenggut total 101 nyawa, meliputi 99 orang penumpang yang tewas di lokasi kejadian maupun saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, serta 2 orang teknisi yang saat itu sedang bertugas melakukan perawatan rel di lintasan.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Hasil investigasi memastikan pemicu utama kecelakaan murni berasal dari pecahnya pelek logam roda akibat kelelahan material (material fatigue) serta tingkat keausan yang terlampau parah. Desain roda berpelek (rimmed wheels) awalnya dipasang guna meredam kebisingan getaran kereta, namun terbukti rentan terhadap tekanan kecepatan tinggi.

Proses peradilan terkait insiden ini berlangsung cukup panjang di Pengadilan Lüneburg. Pada tahun 2003, majelis hakim akhirnya resmi menghentikan tuntutan pidana terhadap tiga insinyur Deutsche Bahn setelah menjatuhkan sanksi denda administratif sebesar €10.000 kepada masing-masing teknisi.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik · 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap