PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk atau yang lebih dikenal sebagai Oona Insurance Indonesia (ABDA) berhasil menunjukkan performa keuangan yang sangat kuat pada paruh pertama tahun ini. Berdasarkan data kinerja terbaru, perusahaan mencatatkan pertumbuhan premi bruto atau Gross Written Premium (GWP) sebesar 40 persen secara tahunan (year-on-year) pada semester I-2026. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi bisnis yang dijalankan perusahaan dalam menarik minat masyarakat serta memperluas penetrasi pasar asuransi di Indonesia.
Kinerja positif ini juga tercermin secara jelas dalam laporan keuangan perusahaan. Mengacu pada laporan keuangan per 30 Juni 2026, Oona Insurance mencatatkan hasil jasa asuransi bersih sebesar Rp92,35 miliar. Angka pencapaian ini menunjukkan kenaikan yang signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada semester pertama tahun lalu, hasil jasa asuransi bersih yang dibukukan oleh Oona Insurance tercatat sebesar Rp63,83 miliar. Pertumbuhan pada pos hasil jasa asuransi bersih ini memperkuat fondasi keuangan perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya di tanah air.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Tidak hanya itu, pertumbuhan yang kuat juga terlihat pada laba bersih perusahaan. Oona Insurance berhasil membukukan peningkatan laba bersih sebesar 55 persen pada paruh pertama tahun 2026 ini. Lonjakan laba bersih ini menjadi bukti nyata dari efisiensi dan efektivitas kinerja operasional yang dijalankan oleh seluruh elemen perusahaan. Peningkatan laba bersih sebesar 55 persen ini juga sekaligus memberikan sinyal positif bagi para pemangku kepentingan mengenai prospek pertumbuhan bisnis Oona Insurance ke depan.
Pencapaian luar biasa yang diraih oleh Oona Insurance Indonesia ini menjadi lebih impresif jika melihat kondisi pasar secara keseluruhan. Di saat Oona Insurance mencatatkan pertumbuhan premi bruto sebesar 40 persen dan laba bersih melonjak 55 persen, industri asuransi umum di Indonesia justru mengalami tantangan yang cukup berat. Pada periode yang sama, industri asuransi umum nasional tercatat mengalami kontraksi sekitar 2 persen. Dengan demikian, performa Oona Insurance menunjukkan bahwa perusahaan mampu tumbuh secara signifikan melawan arus penurunan yang terjadi di industri.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Keberhasilan Oona Insurance dalam mencatatkan pertumbuhan yang solid ini tentu tidak lepas dari peran kepemimpinan di dalam grup perusahaan. Abhishek Bhatia, yang menjabat sebagai Founder dan Group Chief Executive Officer Oona Insurance, terus mengawal arah perkembangan strategis perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, Oona Insurance berhasil membuktikan kemampuannya untuk terus bersaing dan mencatatkan hasil yang positif, baik dari sisi pertumbuhan premi bruto, peningkatan hasil jasa asuransi bersih, hingga kenaikan laba bersih yang signifikan di tengah kontraksi pasar asuransi umum Indonesia.






