Investasi properti dan kepemilikan lahan sering kali menjadi instrumen utama dalam membangun kekayaan jangka panjang. Di era modern, memiliki aset di kawasan premium seperti Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta membutuhkan dana yang luar biasa besar. Harga lahan di kawasan tersebut kini telah menembus kisaran Rp200 juta hingga Rp300 juta per meter persegi. Namun, jika kita melihat kembali lembaran sejarah sekitar 140 tahun lalu, terdapat kisah menarik tentang bagaimana akumulasi modal yang berawal dari menyisihkan gaji bulanan bisa berujung pada kepemilikan lahan yang sangat luas. Salah satu sosok historis yang berhasil membuktikan hal ini adalah J.M.L. Bohl, seorang imigran asal Belanda yang kelak tercatat sebagai salah satu tuan tanah terbesar pada masa Hindia Belanda.








