tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Keuangan

Klaim Kredit Macet Bayangi Pertumbuhan Premi Asuransi

Lidya RumbayanDiterbitkan 3 Sep 2026 - 00.32 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Klaim Kredit Macet Bayangi Pertumbuhan Premi Asuransi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan industri asuransi umum dan reasuransi untuk memperketat mitigasi risiko pembiayaan seiring tingginya rasio klaim pada lini asuransi kredit. Kendati perolehan premi terus tumbuh, lonjakan pencairan klaim membayangi profitabilitas dan ketahanan sektor tersebut.

Berdasarkan data OJK per Juni 2026, lini usaha asuransi kredit berhasil membukukan pendapatan premi sebesar Rp11,87 triliun. Realisasi ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 7,10% secara tahunan (year-on-year/yoy). Namun, pada periode yang sama, industri harus menanggung beban klaim hingga Rp10,85 triliun, sehingga rasio klaim melonjak tajam menyentuh level 91,44%.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyatakan bahwa ekspansi kredit perbankan tetap memberikan prospek bisnis yang menjanjikan bagi perusahaan asuransi. Kendati demikian, momentum ekspansi ini wajib dibarengi dengan kehati-hatian operasional yang ketat.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

"Pertumbuhan kredit perbankan masih memberikan peluang bagi bisnis asuransi kredit, namun perlu diimbangi dengan penguatan underwriting, kualitas portofolio, pricing berbasis risiko, kecukupan reasuransi, serta recovery dan subrogasi," ujar Ogi dalam keterangan tertulisnya.

OJK secara tegas mendorong perusahaan asuransi agar tidak semata-mata mengejar perolehan premi bruto. Regulator meminta pelaku industri fokus menjaga kualitas risiko, mempertahankan tingkat profitabilitas, serta memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

Kebutuhan proteksi asuransi kredit sendiri didorong oleh laju penyaluran pinjaman perbankan nasional. Catatan Bank Indonesia (BI) menunjukkan realisasi kredit perbankan per Juni 2026 tumbuh 12,67% yoy, meningkat dibandingkan capaian Mei 2026 yang tumbuh 11,51% yoy.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Penyaluran kredit tersebut ditopang oleh pertumbuhan di seluruh segmen penggunaan. Kredit investasi memimpin dengan kenaikan 24,90% yoy, disusul kredit modal kerja yang tumbuh 8,94% yoy, dan kredit konsumsi yang meningkat 5,75% yoy.

Dari indikator kualitas aset perbankan, OJK mencatat rasio non-performing loan (NPL) gross berada pada posisi 2,09% dengan NPL net di kisaran 0,82%. Sementara itu, rasio loan at risk (LAR) terpantau stabil pada tingkat 8,47%. Pengawasan terhadap mitigasi risiko penjaminan kredit terus diperketat agar stabilitas ekosistem keuangan tetap terjaga.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OJKkredit perbankan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap