Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Ericsson memperkuat pengembangan ekosistem inovasi digital nasional melalui kehadiran 5G Innovation Center (5GIC) yang bertempat di Garuda Spark Innovation Hub (GSIH), BSD City. Pusat inovasi ini didirikan sebagai ruang kolaborasi strategis untuk mengembangkan sekaligus menguji berbagai solusi teknologi mutakhir berbasis jaringan 5G, kecerdasan artifisial (AI), dan Industry 4.0.
Peresmian GSIH dan Penandatanganan Kerja Sama
Peresmian GSIH di BSD City berlangsung pada hari Rabu (26/8) dan dihadiri langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Agenda ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai elemen, mencakup unsur pemerintah, pelaku industri, akademisi, startup, hingga kalangan investor. Selain dihadiri peserta secara langsung, acara peresmian juga terhubung secara hibrida dengan 10 kota mitra GSIH di Indonesia.
Dalam rangkaian agenda tersebut, komitmen penguatan ekosistem digital ditegaskan lewat penandatanganan letter of intent (LoI). Dokumen kerja sama ini ditandatangani oleh President Director Ericsson Indonesia Nora Wahby bersama Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi Sonny Hendra Sudaryana, serta didukung oleh perwakilan dari sejumlah mitra ekosistem digital lainnya.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pendekatan Pentahelix dan Pemanfaatan Teknologi MINERVA
Dalam menjalankan perannya, 5G Innovation Center mengusung pendekatan Pentahelix. Kerangka kolaborasi ini mempertemukan dan menyinergikan peran pemerintah, industri, akademisi, talenta digital, startup, serta mitra ekosistem untuk bersama-sama merancang, mengembangkan, dan menguji solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan industri nyata.
Salah satu wujud solusi inovatif yang telah dihasilkan dan diperkenalkan dalam ekosistem ini adalah MINERVA, sebuah platform industrial intelligence berbasis AI yang dikembangkan oleh Future of Tech. Platform ini merupakan pemenang ajang kompetisi Ericsson Hackathon 2025.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

MINERVA berfungsi mengolah data operasional menjadi informasi yang terstruktur. Kemampuan pemrosesan data tersebut ditujukan untuk mempermudah dan mendukung proses pengambilan keputusan strategis di berbagai lingkungan industri.






