Pemerintah Indonesia terus berupaya menyempurnakan strategi penyampaian informasi kepada masyarakat guna meminimalkan mispersepsi di ruang publik digital. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengungkapkan pandangannya mengenai dinamika komunikasi negara ini dalam sebuah wawancara terbaru yang menarik perhatian publik. Sebagai penasihat Presiden Prabowo Subianto, ia menyoroti bagaimana realitas informasi di era modern kerap kali berkelindan dengan algoritma media sosial dan dunia simulakra, sebuah kondisi di mana batas antara pencitraan dan kenyataan menjadi kian kabur. Diskusi mendalam mengenai isu sensitif ini dihadirkan dalam podcast 'What The Fact! Politics' yang dipandu oleh anchor CNN Indonesia, Bram Herlambang. Tayangan tersebut dijadwalkan mengudara pada hari Jumat (6/8) mulai pukul 19.00 WIB, membawa perspektif baru mengenai bagaimana pemerintah mengelola informasi di tengah derasnya arus digital yang dinamis.








