tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Hukum

KPK Panggil Kadisdikpora Pemalang Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Anom

Retno PurwantoDiterbitkan 11 Sep 2026 - 15.02 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Panggil Kadisdikpora Pemalang Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Anom
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Pemalang, Supa'at, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Pemeriksaan terhadap Supa'at tidak berlangsung di Jakarta, melainkan digelar di Polrestabes Semarang. Selain Kadisdikpora Pemalang, lembaga antirasuah ini turut memanggil mantan Direktur Utama PDAM Pemalang, Slamet Efendi, serta empat orang dari pihak swasta untuk dimintai keterangan dalam perkara yang sama.

Penelusuran Dugaan Tarif Mutasi dan Promosi Jabatan

Langkah pemanggilan para saksi di lingkup birokrasi Pemkab Pemalang dilakukan menyusul pemeriksaan terhadap istri Bupati Anom, Noor Faizah Maenofie, pada Rabu (9/9). Pemeriksaan Noor Faizah tersebut merupakan pemenuhan panggilan kedua dari penyidik.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dalam keterangannya, pihak KPK mengonfirmasi bahwa penyidik mendalami pengetahuan Noor Faizah terkait dugaan penetapan tarif pada proses rotasi, mutasi, dan promosi jabatan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Duduk Perkara dan Empat Tersangka Kasus Pemerasan

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka:

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi
  1. Anom Widiyantoro (Bupati Pemalang)
  2. Mohamad Haris alias Gus Haris (pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Bupati)
  3. Lilik Budi Suprianto (pihak swasta)
  4. Iptu Setya Budi Dias Oktavianto (staf administrasi KPK)

Berdasarkan keterangan Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, Bupati Anom diduga melakukan pemerasan melalui perantara orang kepercayaannya, Mohamad Haris. Total dana yang dikumpulkan dari praktik tersebut mencapai Rp1,98 miliar.

Aliran dana yang terkumpul kemudian sebagian diserahkan kepada Lilik Budi Suprianto. Lilik mengklaim mampu mengurus penanganan perkara di KPK dengan memanfaatkan posisi anaknya, Iptu Setya Budi Dias Oktavianto, yang bertugas sebagai staf administrasi di lembaga antirasuah tersebut.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKBupati Pemalang

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap