tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Finansial

KPR Melambat tapi BTN Pertahankan Target Kredit, Ini Alasannya

Andi SompaDiterbitkan 11 Sep 2026 - 00.19 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPR Melambat tapi BTN Pertahankan Target Kredit, Ini Alasannya
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memutuskan untuk tetap mempertahankan target pertumbuhan penyaluran kredit di kisaran 8% hingga 10% secara tahunan (year-on-year). Manajemen perseroan menegaskan bahwa target tersebut masih sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) awal tanpa adanya revisi, kendati penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah mengalami perlambatan.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menjelaskan bahwa capaian ekspansi kredit perseroan hingga semester I tahun ini ditopang oleh langkah aksi korporasi. Kinerja pertumbuhan pembiayaan tersebut diperkirakan bergerak stabil di dalam koridor target yang telah ditetapkan.

Penopang Pertumbuhan dan Aksi Korporasi

Keyakinan BTN dalam mempertahankan target pertumbuhan kredit didorong oleh diversifikasi pembiayaan melalui sektor lain. Salah satu pendorong utamanya adalah pelaksanaan aksi korporasi berupa akuisisi portofolio kredit pensiunan dari SMBC Indonesia. Masuknya portofolio ini memberikan dorongan tambahan bagi total penyaluran kredit perseroan di tengah dinamika pasar perumahan.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Nixon memaparkan bahwa dengan adanya kontribusi aksi korporasi tersebut, realisasi pertumbuhan kredit tahun ini diproyeksikan berada di kisaran target dan tidak akan melesat terlalu jauh dari estimasi awal, dengan batas atas pertumbuhan diperkirakan paling tinggi menyentuh 10,1% hingga 10,2%.

Selektivitas dan Kendala Pasokan Rumah MBR

Di sisi lain, BTN kini menerapkan strategi yang lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan, terutama pada segmen KPR Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Langkah kehati-hatian ini diambil menyusul tren perlambatan yang terjadi baik dari sisi aktivitas pembangunan rumah maupun transaksi pembelian unit hunian oleh konsumen.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Selain melambatnya permintaan dan pembangunan fisik, sektor pembiayaan rumah bersubsidi juga dihadapkan pada kendala dari sisi pasokan unit perumahan. Salah satu hambatan utama yang masih terjadi di lapangan adalah persoalan perizinan, khususnya di daerah Jawa Barat. Kendala pasokan dan perizinan tersebut menjadi pertimbangan manajemen untuk tetap memasang proyeksi pertumbuhan kredit secara terukur di level 8% hingga 10%.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BTNkredit perbankan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap