tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Hukum & Kriminal

Kronologi Penemuan Korban dan Penangkapan Pelaku Kasus Pembunuhan di Grogol Petamburan

Andi SompaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 12.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Penemuan Korban dan Penangkapan Pelaku Kasus Pembunuhan di Grogol Petamburan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang perempuan bernama Muzalipah berusia 52 tahun di sebuah tempat kos telah ditangani secara cepat oleh pihak kepolisian. Kasus pembunuhan ini terjadi di kawasan Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dan memicu respons langsung dari penegak hukum setempat. Pelaku utama dalam tindak kejahatan ini adalah seorang pria berinisial E, yang diketahui memiliki hubungan asmara sebagai kekasih dari korban. Pihak berwenang telah melakukan serangkaian tindakan hukum yang terukur, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, hingga penangkapan pelaku yang sempat berusaha melarikan diri saat disergap. Berikut adalah rincian pertanyaan dan jawaban mengenai kronologi kejadian, proses penemuan korban, serta tindakan tegas kepolisian berdasarkan fakta penyelidikan di lapangan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Bagaimana awal mula penemuan jasad Muzalipah di tempat kejadian perkara?

Penemuan jasad korban bermula dari sebuah kejanggalan yang disadari oleh penghuni tempat kos lainnya. Pada hari Rabu tanggal 29 Juli, seorang tetangga yang menempati kamar di lantai satu melihat adanya tetesan darah yang mengalir dari lantai atas bangunan tersebut. Menyadari adanya situasi yang tidak wajar, saksi tersebut segera melaporkan kejadian tetesan darah itu kepada warga sekitar. Laporan ini kemudian diteruskan kepada pengurus Rukun Tetangga dan Rukun Warga setempat agar segera ditindaklanjuti. Melalui layanan pusat panggilan polisi 110, warga melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib. Pihak kepolisian menerima laporan penemuan jasad korban pada pukul 18.50 WIB dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi di Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Di tempat kejadian, petugas menemukan Muzalipah dalam kondisi kepala terluka.

Apa tindakan kepolisian setelah tiba di lokasi kejadian dan mengevakuasi korban?

Baca Juga

Cara Mengelola Risiko Finansial dan Situasi Darurat Saat Mobil Listrik Terbakar di Jalan Tol

Cara Mengelola Risiko Finansial dan Situasi Darurat Saat Mobil Listrik Terbakar di Jalan Tol

Setelah tiba dan mengamankan tempat kejadian perkara, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan awal beserta proses evakuasi jenazah. Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya, dalam keterangannya pada hari Kamis tanggal 30 Juli, mengonfirmasi bahwa penemuan korban memang berawal dari laporan tetangga lantai satu mengenai darah yang menetes hingga ke lantai bawah kosan. Lebih lanjut, AKP Reza Aditya menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih terus bekerja keras mengumpulkan berbagai alat bukti yang ada di lokasi kejadian. Selain pengumpulan barang bukti fisik, petugas juga secara intensif meminta keterangan dari para saksi yang berada di sekitar tempat kos untuk menyusun kronologi peristiwa secara utuh. Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, jenazah Muzalipah telah diserahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati yang berlokasi di Jakarta Timur.

Di mana pelaku ditangkap dan bagaimana proses penangkapan tersebut berlangsung?

Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan oleh warga dan polisi, keberadaan pelaku berinisial E berhasil dilacak oleh tim kepolisian. Pelaku akhirnya ditangkap di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Namun, proses penangkapan ini tidak berjalan dengan lancar karena pelaku menolak untuk menyerahkan diri secara kooperatif kepada aparat. Panit II Resmob Iptu Dally Gumay, dalam keterangannya pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2026, membenarkan bahwa pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Saat hendak diamankan, pria berinisial E tersebut mencoba kabur dari kejaran aparat penegak hukum. Merespons upaya pelarian dan perlawanan tersebut, pihak kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur di lapangan. Pelaku ditembak oleh petugas lantaran mencoba kabur sehingga proses penangkapan dapat diselesaikan dan tersangka beserta barang bukti berhasil diamankan sepenuhnya.

Baca Juga

Mitigasi Risiko Keamanan Usaha Kos, Evaluasi Insiden Makaliwe Grogol Petamburan

Mitigasi Risiko Keamanan Usaha Kos, Evaluasi Insiden Makaliwe Grogol Petamburan

Apa ancaman hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku atas tindakan kejahatannya?

Setelah berhasil dilumpuhkan dan ditangkap di wilayah Cilandak, pelaku berinisial E langsung dibawa oleh aparat ke pihak berwenang untuk diproses lebih lanjut. Tersangka digiring menuju gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum atau Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Di lokasi tersebut, pelaku menjalani serangkaian proses hukum dan pemeriksaan terkait tindakan pembunuhan yang dilakukannya terhadap Muzalipah. Atas perbuatannya, pihak kepolisian menerapkan jerat hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaku dikenakan Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan. Berdasarkan pasal dalam undang-undang tersebut, tersangka E menghadapi ancaman hukuman maksimal berupa kurungan penjara selama 15 tahun.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Grogol PetamburanpembunuhanPolda Metro Jayakriminal Jakarta

Berita Terbaru Lainnya

Mengoptimalkan Layanan Onkologi Modern dan Second Opinion di Siloam Hospitals Lippo VillageLangkah BNI Memperkuat Fondasi Bisnis untuk Mendukung Transformasi BUMNPengembangan Kawasan Transmigrasi Berbasis Keilmuan Melalui Tim Ekspedisi Patriot 2026Peran Kopra sebagai Sumber Penghasilan Petani Pulau MetiCara Memantau Proses Delisting Saham Perusahaan, Panduan Kasus CNTXDampak Era Suku Bunga Tinggi dan Ketidakpastian Ekonomi Global terhadap Stabilitas RupiahDuduk Perkara Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus dan Polemik Temuan Emas 74 KilogramMemaksimalkan Peluang Ekonomi Digital Saat Safari Politik Jokowi ke Nusa Tenggara Timur

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Mengoptimalkan Layanan Onkologi Modern dan Second Opinion di Siloam Hospitals Lippo Village

Layanan Kesehatan

Mengoptimalkan Layanan Onkologi Modern dan Second Opinion di Siloam Hospitals Lippo Village

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap