tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Kualitas Museum Tak Merata, DPR Minta SDM Museum Daerah Ditingkatkan

Ance ManoppoDiterbitkan 10 Sep 2026 - 18.01 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kualitas Museum Tak Merata, DPR Minta SDM Museum Daerah Ditingkatkan
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pengelolaan permuseuman di tingkat pusat dan daerah dinilai masih memperlihatkan jurang kualitas yang cukup lebar. Sementara Museum Nasional terus memperbarui standar kurasi dan tata pamer, fasilitas sejarah serupa di berbagai daerah kerap tertinggal akibat keterbatasan kapasitas tenaga pengelolanya.

Sorotan terhadap kesenjangan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Lestari menekankan perlunya langkah nyata untuk menaikkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di daerah agar mutu permuseuman nasional lebih merata.

Keterbatasan SDM dan Risiko Revitalisasi Fisik Semata

Selama ini, alokasi dana revitalisasi yang turun ke daerah rawan tidak termanfaatkan secara optimal jika tidak diimbangi pemahaman teknis permuseuman yang memadai. Menurut Lestari, kelemahan kompetensi pengelola lokal kerap membuat program revitalisasi hanya terserap pada perbaikan infrastruktur fisik, sementara elemen substansial seperti narasi sejarah dan tata pamer koleksi justru terabaikan.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Keterbatasan kapasitas tersebut dikhawatirkan menurunkan daya tarik edukasi serta fungsi pelestarian cagar budaya di tingkat daerah. Tanpa tata pamer yang terstruktur dan narasi yang kuat, museum daerah sulit menyajikan pengalaman bernilai tinggi bagi pengunjung dan masyarakat sekitar.

Peran Museum Nasional dan Indonesian Heritage Agency

Menyikapi masalah tersebut, Komisi X DPR RI mendorong Museum Nasional agar tidak sekadar berfokus pada operasional internal, melainkan aktif membangun jejaring dan ekosistem permuseuman di seluruh Indonesia. Kolaborasi antarmuseum diharapkan dapat mentransfer keahlian kuratorial dan manajemen tata kelola koleksi ke daerah-daerah.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Lestari juga menilai penguatan mekanisme pendampingan dari institusi yang berkompeten, termasuk Indonesian Heritage Agency, sangat dibutuhkan. Dukungan berkelanjutan dari lembaga teknis ini penting guna mendampingi pengelola lokal dalam menyusun tata pamer berstandar baik serta mengelola anggaran revitalisasi tepat sasaran.

Di samping penguatan internal pengelola, perhatian dari media massa dan keterlibatan komunitas lokal dinilai krusial. Pengawasan bersama dinilai mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong pemerintah daerah memperketat pengamanan pada situs-situs bersejarah yang rentan menjadi target pencurian maupun perdagangan cagar budaya ilegal.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap