tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Laba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini Penyebabnya

Wulan WijayaDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.22 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Laba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini Penyebabnya
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

PT Phapros Tbk (PEHA) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan signifikan sepanjang semester I 2026. Emiten farmasi tersebut mengantongi laba bersih senilai Rp15,29 miliar, melejit 542,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,38 miliar.

Pertumbuhan laba bersih tersebut turut mengerek laba per saham dasar perseroan menjadi Rp18 per lembar, naik berlipat dari posisi sebelumnya yang tercatat Rp3 per lembar.

Faktor Pendorong Kenaikan Laba Phapros

Direktur Utama PT Phapros Tbk, Intan Abdams Katoppo, menjelaskan bahwa penguatan kinerja perseroan pada paruh pertama 2026 didukung oleh tiga faktor utama. Pendorong tersebut mencakup peningkatan volume penjualan, perbaikan margin laba kotor melalui optimalisasi portofolio produk, serta penerapan efisiensi operasional pada proses produksi di pabrik.

Dari sisi pendapatan, PEHA membukukan penjualan bersih sebesar Rp482,85 miliar, meningkat dari capaian periode sama tahun lalu yang sebesar Rp458,23 miliar. Pada saat yang sama, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp239,35 miliar, naik tipis dari posisi sebelumnya Rp238,46 miliar.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Kombinasi pertumbuhan penjualan dan efisiensi produksi mendorong laba kotor perseroan naik menjadi Rp243,49 miliar dari sebelumnya Rp219,76 miliar.

Rincian Pos Operasional dan Posisi Keuangan

Di pos operasional, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp200,18 miliar, naik dari Rp180,93 miliar. Kendati beban operasional meningkat, perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp43,55 miliar, tumbuh dibandingkan capaian semester I tahun lalu senilai Rp35,06 miliar.

Kinerja perseroan juga terbantu oleh pemulihan pos pendapatan lain-lain yang berbalik positif menjadi Rp250 juta, dari posisi sebelumnya yang minus Rp3,76 miliar. Selain itu, penghasilan keuangan melonjak menjadi Rp1,25 miliar dari Rp340,79 juta, sementara beban keuangan berhasil ditekan menjadi Rp22,86 miliar dari Rp24,73 miliar.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Hingga akhir paruh pertama 2026, total aset Phapros mencapai Rp1,45 triliun, naik dari Rp1,38 triliun pada akhir tahun sebelumnya. Total ekuitas perseroan tumbuh menjadi Rp438,23 miliar dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp427,47 miliar, sedangkan total liabilitas berada di level Rp1,01 triliun dari posisi akhir 2025 sebesar Rp959,7 miliar.

Melihat tren kinerja keuangan yang menguat, manajemen Phapros menargetkan pertumbuhan laba perseroan tetap berada di atas dua digit hingga penutupan tahun buku 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Laba BersihKinerja Emiten

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap