tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiPopuler
Beranda/Afiliasi

Laju IHSG Melesat ke Level 6.319, Investor Asing Borong Saham Perbankan

Lidya RumbayanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 20.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Laju IHSG Melesat ke Level 6.319, Investor Asing Borong Saham Perbankan
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat kuat pada hari perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini mengakhiri sesi perdagangan dengan lonjakan 1,37 persen atau bertambah 85,12 poin ke level 6.319,61. Sejak awal pembukaan di posisi 6.254,78, pergerakan indeks terpantau cukup dinamis dengan fluktuasi yang bergerak di rentang batas bawah 6.238,40 hingga menyentuh batas atasnya di level 6.319,61 sesaat sebelum penutupan pasar. Lonjakan signifikan ini didorong oleh aksi beli bersih yang dilakukan oleh investor asing.

Kenaikan IHSG ini membawa dampak langsung pada peningkatan nilai kapitalisasi pasar di

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance
Bursa Efek Indonesia
(BEI) yang kini terkerek naik hingga mencapai angka Rp11.054,63 triliun. Aktivitas perdagangan sepanjang hari itu tergolong sangat padat, dengan volume transaksi yang tercatat mencapai 33,48 miliar lembar saham. Nilai transaksi keseluruhan menyentuh angka Rp12,95 triliun dengan frekuensi perdagangan yang terjadi sebanyak 2.126.905 kali. Kekuatan pasar kali ini didominasi oleh pergerakan positif mayoritas saham, di mana sebanyak 399 saham tercatat mengalami penguatan, sementara 224 saham mengalami pelemahan, dan sebanyak 170 saham lainnya bergerak stagnan tanpa mengalami perubahan harga.

Melihat peta transaksi yang terjadi, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net buy secara akumulatif senilai Rp623,48 miliar di seluruh pasar perdagangan. Jika diteliti lebih lanjut berdasarkan pembagian pasarnya, pelaku pasar asing mencatatkan transaksi beli bersih yang cukup masif di pasar reguler dengan nilai mencapai Rp741,19 miliar. Sebaliknya, di pasar tunai dan negosiasi, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih atau net sell dengan nilai sebesar Rp117,71 miliar. Secara proporsional, transaksi yang dilakukan oleh investor asing berkontribusi sebesar 32,90 persen dari keseluruhan volume transaksi di bursa, sedangkan investor domestik masih tetap mendominasi jalannya perdagangan dengan porsi transaksi mencapai 67,10 persen.

Baca Juga

PMI Manufaktur Juli 2026 Kembali ke Zona Ekspansi Namun Pemulihan Dinilai Belum Solid

PMI Manufaktur Juli 2026 Kembali ke Zona Ekspansi Namun Pemulihan Dinilai Belum Solid

Sektor perbankan menjadi motor penggerak utama sekaligus tujuan utama aliran dana asing pada perdagangan kali ini. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati posisi teratas sebagai saham yang paling banyak diborong asing dengan nilai net foreign buy mencapai Rp404,43 miliar. Dampak dari akumulasi ini membuat harga saham BBCA menguat sebesar 3,17 persen dan ditutup pada level Rp6.500 per lembar saham. Menyusul di posisi kedua adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang mencatatkan net buy asing senilai Rp129,87 miliar, dengan harga saham yang terkerek naik 2,16 persen menjadi Rp4.260 per lembar. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berada di urutan berikutnya dengan torehan net buy asing sebesar Rp116,06 miliar, yang sekaligus mendorong harga sahamnya naik 1,32 persen ke level Rp3.060 per lembar saham.

Kenaikan tidak hanya terbatas pada tiga bank besar tersebut. Beberapa emiten perbankan lainnya juga mencatatkan kinerja positif yang signifikan. Saham BBNI terpantau melesat sebesar 3,98 persen untuk parkir di level Rp3.660 per lembar saham. Selanjutnya, saham BBTN juga ikut mengalami kenaikan sebesar 1,24 persen, membawa harganya ke level Rp1.225 per lembar saham pada akhir sesi perdagangan.

Baca Juga

Rencana KKP Tambah Pangkalan PSDKP di Maluku Utara untuk Awasi Perairan

Rencana KKP Tambah Pangkalan PSDKP di Maluku Utara untuk Awasi Perairan

Di luar sektor perbankan, sejumlah saham berkapitalisasi besar dari sektor lainnya juga turut menikmati zona hijau pada perdagangan hari tersebut. Saham TLKM tercatat mengalami penguatan sebesar 1,82 persen sehingga harganya naik ke level Rp2.790 per lembar saham. Perusahaan konglomerasi ASII juga membukukan kenaikan sebesar 1,49 persen ke level Rp5.125 per lembar saham. Tidak ketinggalan, saham UNTR juga ikut menguat tipis sebesar 0,84 persen untuk menetap di posisi Rp24.000 per lembar saham pada penutupan perdagangan.

Berdasarkan rujukan data dari platform RTI Business dan Stockbit, pergerakan pasar modal yang dinamis ini memperlihatkan tingginya minat asing terhadap saham unggulan di Indonesia. Kinerja positif pada perdagangan kali ini mencerminkan tingginya aktivitas transaksi di bursa domestik. Bagi pelaku ekonomi digital dan investor, fluktuasi angka seperti volume transaksi, nilai kapitalisasi, hingga porsi kepemilikan asing menjadi indikator penting dalam memantau tren pasar modal. Pergeseran aliran dana ini menunjukkan bagaimana saham perbankan dan sektor lainnya tetap menjadi perhatian utama dalam aktivitas investasi di Bursa Efek Indonesia.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGPasar ModalBursa Efek IndonesiaInvestasi Saham

Berita Terbaru Lainnya

PMI Manufaktur Juli 2026 Kembali ke Zona Ekspansi Namun Pemulihan Dinilai Belum SolidRencana KKP Tambah Pangkalan PSDKP di Maluku Utara untuk Awasi PerairanIntegrasi NIK dan IKD Semester I 2026 untuk Layanan Publik DigitalDampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenWuling Luncurkan New Cloud EV SE di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 299 JutaRuang Kreativitas Anak di SCBD Membuka Peluang Monetisasi Karya Seni VisualTransformasi dan Peran Bank Pembangunan Daerah dalam Mendongkrak Ekonomi NasionalEvakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Rombongan Masalembu Tiba di Tanjung Perak Surabaya

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
Afiliasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap