Apakah suara dari seorang mahasiswa daerah benar-benar mampu memengaruhi kebijakan nasional dan mendatangkan pejabat tinggi negara secara instan? Pertanyaan ini terjawab secara nyata ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memutuskan untuk melakukan kunjungan kerja mendadak ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Langkah tidak biasa ini diambil setelah sang menteri mendengarkan langsung aspirasi dari Adriano Padama, seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Alor, dalam sebuah acara kuliah umum di Semarang. Respons cepat ini membuktikan bahwa penyampaian kondisi riil di lapangan oleh generasi muda dapat langsung memicu tindakan dari pengambil kebijakan.
Bagaimana awal mula pertemuan yang memicu kunjungan kerja langsung ke Alor ini?








