Sebuah ledakan melanda tempat usaha warung tegal (warteg) di kawasan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa yang terjadi di area padat penduduk tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, kobaran api terlihat menyambar ke arah luar berbarengan dengan timbulnya suara dentuman keras. Kencangnya daya ledakan mengakibatkan kerusakan fisik pada bangunan warteg yang merangkap sebagai tempat tinggal tersebut, meliputi bagian atap, pintu masuk, hingga area lantai dua.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat mengonfirmasi bahwa insiden tersebut diduga kuat bersumber dari kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram atau gas melon. Akibat peristiwa itu, pemilik warteg bernama Suherman (44) mengalami luka bakar saat berada di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Warga dan petugas langsung mengevakuasi Suherman ke Puskesmas Tambora sesaat setelah ledakan terjadi guna mendapatkan pertolongan pertama, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan untuk penanganan medis intensif.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat menyampaikan pada Rabu (9/9/2026) bahwa kondisi korban saat ini telah menunjukkan perkembangan positif dan berangsur membaik di bawah perawatan tim medis.






