tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Legislator Kalbar Dorong Kerja Ekstra Padamkan Karhutla, Singgung Anggaran dan Kesiapan Armada

Wulan WijayaDiterbitkan 23 Agu 2026 - 06.00 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Legislator Kalbar Dorong Kerja Ekstra Padamkan Karhutla, Singgung Anggaran dan Kesiapan Armada
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Kalimantan kembali menyita perhatian para pengambil kebijakan di tingkat nasional. Upaya pemadaman api yang terus diupayakan oleh jajaran pemerintah dinilai telah dilakukan secara maksimal di berbagai lini. Kendati demikian, kompleksitas situasi di lapangan menunjukkan bahwa penanganan musibah ini membutuhkan daya dukung yang jauh lebih besar. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, menyoroti bahwa upaya pemadaman api karhutla di Pulau Kalimantan memerlukan kerja ekstra, alokasi anggaran yang cukup, serta dukungan peralatan yang benar-benar memadai untuk menekan laju kebakaran secara tuntas.

Penilaian tersebut didasarkan pada realitas di lapangan yang menunjukkan bahwa kapasitas pemadaman biasa menghadapi tantangan yang sangat berat. Daniel Johan memandang bahwa kerja keras yang telah ditunjukkan oleh instansi pemerintah harus diimbangi dengan akselerasi penyediaan sarana dan prasarana. Kebutuhan akan kerja ekstra timbul karena karakteristik karhutla di Kalimantan memiliki tingkat kerawanan tinggi, sehingga pemadaman tidak dapat diselesaikan hanya dengan pola kerja reguler. Tanpa adanya dukungan anggaran yang memadai serta ketersediaan peralatan yang dirancang khusus untuk medan kebakaran yang berat, pemadaman menyeluruh akan sulit tercapai secara optimal.

Laporan 198 Titik Api Satelit dan Rapat Terbatas di Lanud Supadio

Keseriusan ancaman karhutla di wilayah Kalimantan Barat mendapatkan perhatian langsung dari pucuk pimpinan pemerintahan pusat. Presiden Prabowo Subianto secara langsung memimpin rapat terbatas mengenai penanganan karhutla yang diselenggarakan di Posko Satgas Udara, Pangkalan Udara (Lanud) Supadio, Kalimantan Barat. Rapat koordinasi terbatas ini menjadi wadah penting dalam mengevaluasi efektivitas respons cepat penanggulangan karhutla, memetakan kebutuhan operasional di wilayah udara dan darat, serta memastikan koordinasi lintas sektor berjalan secara solid di bawah komando terpadu.

Dalam rapat terbatas tersebut, Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Brigjen Purnawirawan Asrianus Bulo menyampaikan laporan mengenai perkembangan situasi titik api terkini. Berdasarkan pantauan data satelit dalam periode 24 jam terakhir, terdeteksi sebanyak 198 titik api dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Kalimantan Barat. Angka 198 titik api tersebut memperlihatkan sebaran kebakaran yang masif dan membutuhkan perhatian segera dari satuan tugas gabungan di Posko Satgas Udara Lanud Supadio maupun personel yang bersiaga di lapangan.

Keberadaan 198 titik api dengan kategori tingkat tinggi tersebut menjadi indikator jelas mengenai tingginya intensitas kebakaran yang tengah berlangsung di Kalimantan Barat. Data satelit ini menegaskan perlunya langkah-langkah konkret yang tidak hanya bertumpu pada patroli dan pemadaman manual, melainkan intervensi berskala besar yang terintegrasi secara langsung melalui pemantauan posko udara serta pengerahan armada operasional ke koordinat-koordinat kritis yang telah teridentifikasi.

Kompleksitas Kondisi Kering dan Tantangan Kebakaran Malam Hari

Penanganan karhutla di lapangan menghadapi berbagai hambatan teknis dan kondisi alam yang memperberat kerja tim pemadam. Menurut penjelasan Daniel Johan, salah satu kendala mendasar adalah banyaknya titik kebakaran yang tersebar di berbagai kawasan. Titik api yang muncul dalam jumlah banyak secara bersamaan menuntut pemecahan fokus dan pembagian personel serta armada pemadam, sehingga penanganan di tiap-tiap titik rawan menghadapi keterbatasan ruang gerak jika tidak didukung oleh sumber daya yang melimpah.

Selain kuantitas titik api yang sangat banyak, kondisi alam yang sangat kering menjadi pemicu utama yang mempersulit proses pemadaman api. Pada kondisi cuaca yang sangat kering, vegetasi dan hamparan lahan menjadi bahan bakar yang sangat mudah terbakar dan cepat tersulut oleh percikan api sekecil apa pun. Hal ini mengakibatkan lidah api dapat menjalar dengan kecepatan tinggi melintasi area yang luas sebelum tim darat sempat menjangkau titik pusat kobaran.

Faktor lain yang memperparah situasi adalah timbulnya kebakaran pada malam hari. Kebakaran yang terjadi atau meluas pada waktu malam menjadi salah satu penyebab utama kesulitan dalam upaya pengendalian api di lapangan. Minimnya pencahayaan, risiko keselamatan yang tinggi bagi personel, serta keterbatasan manuver peralatan pada malam hari membuat kebakaran menyebar dengan sangat cepat tanpa dapat dibendung sepenuhnya. Kombinasi antara jumlah titik api yang masif, kondisi lahan yang sangat kering, dan kebakaran di malam hari menjadikan penanganan karhutla memerlukan pendekatan luar biasa dan kerja ekstra dari seluruh pihak terkait.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Usulan Penetapan Status Bencana Nasional di Pulau Kalimantan

Melihat eskalasi kebakaran dan tingginya ancaman terhadap lingkungan dan masyarakat, Daniel Johan mendorong pemerintah untuk segera mengambil keputusan strategis. Legislator dari Fraksi PKB tersebut secara tegas meminta pemerintah untuk cepat mengambil keputusan dalam melakukan upaya ekstra, salah satunya dengan menetapkan status kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan sebagai bencana nasional. Langkah penetapan status darurat ini dipandang sebagai instrumen krusial dalam mempercepat penanganan terpadu.

Penetapan status bencana nasional dinilai menjadi dasar legal dan operasional yang sangat penting untuk membuka akses pengerahan sumber daya negara secara penuh. Dengan adanya penetapan status bencana nasional, kendala-kendala administratif dan birokrasi dalam pengerahan bantuan darurat dapat dipangkas secara signifikan. Keputusan cepat dari pemerintah pusat sangat diperlukan agar seluruh instansi teknis, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki landasan komando yang kuat untuk mengerahkan seluruh kekuatan yang dimiliki ke Pulau Kalimantan, khususnya di kawasan rawan seperti Kalimantan Barat.

Dorongan ini menekankan bahwa pemerintah tidak boleh terlambat dalam merespons situasi karhutla yang sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Menurut Daniel Johan, keputusan penetapan status bencana nasional akan menjadi penentu keberhasilan pemadaman secara menyeluruh, karena status tersebut memungkinkan mobilisasi armada pemadaman canggih dan pasokan logistik penting dalam waktu yang sesingkat-singkatnya ke wilayah-wilayah yang paling terdampak.

Mobilisasi Peralatan Efektif: Water Bombing dan Pesawat Penyemprot Zat Pemadam

Salah satu alasan utama di balik urgensi penetapan status bencana nasional adalah kebutuhan mendesak untuk mendatangkan peralatan pemadam yang efektif ke lokasi kebakaran. Daniel Johan menggarisbawahi bahwa seluruh upaya pemadaman harus dilakukan secara cepat melalui pengoperasian teknologi pemadaman yang memiliki daya jangkau dan efektivitas tinggi terhadap kobaran api berskala besar.

Peralatan efektif yang dimaksud mencakup pengerahan helikopter untuk operasi pengeboman air (water bombing). Operasi water bombing sangat dibutuhkan untuk menjangkau titik-titik api yang berada di area terpencil, kawasan dengan akses transportasi darat yang terputus, atau lokasi di mana kobaran api terlalu besar untuk didekati oleh tim darat. Dengan kapasitas curahan air dari udara, water bombing mampu meredam titik api kritis secara langsung dari atas.

Selain metode water bombing konvensional, Daniel Johan juga menekankan perlunya penggunaan pesawat pemadam yang dilengkapi dengan cairan zat khusus yang dapat membantu mempercepat pemadaman. Pesawat dengan kemampuan menyemprotkan zat pemadam ini memiliki keunggulan teknis dalam menekan bara api di lapisan lahan yang dalam, mencegah api menyala kembali, serta menghentikan rambatan api secara lebih efektif dibandingkan dengan air biasa. Penggunaan pesawat berzat pemadam ini dipandang sebagai solusi mutlak untuk mengatasi titik api dalam jumlah banyak di tengah kondisi lingkungan yang sangat kering.

Kebutuhan akan armada water bombing dan pesawat penyemprot zat pemadam ini hanya dapat terpenuhi apabila didukung oleh kesiapan sarana, armada udara yang cukup, serta pangkalan operasi yang tangguh seperti yang disiapkan di Posko Satgas Udara Lanud Supadio. Tanpa ketersediaan peralatan modern ini, upaya memadamkan 198 titik api berkategori tinggi akan memakan waktu yang jauh lebih lama dan berisiko membiarkan kebakaran meluas ke area hutan lainnya.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pemenuhan Alat Pelindung Diri bagi Petugas Pemadam Lapangan

Di samping pengerahan armada udara berteknologi tinggi, aspek krusial lain yang tidak boleh luput dari perhatian pemerintah adalah keselamatan para petugas pemadam yang berjibaku langsung di garis depan. Daniel Johan mengingatkan bahwa upaya penanganan karhutla harus mencakup langkah nyata dalam menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai bagi para petugas pemadam kebakaran di lapangan.

Petugas pemadam lapangan menghadapi ancaman kesehatan dan keselamatan yang sangat tinggi saat bertugas memadamkan karhutla di tengah kondisi kering dan paparan asap pekat. Kehadiran APD yang lengkap dan sesuai standar menjadi kebutuhan mutlak guna melindungi personel dari risiko cedera, gangguan pernapasan, serta sengatan panas ekstrem. Penyediaan APD yang layak bukan sekadar perlengkapan kerja, melainkan bentuk perlindungan mendasar bagi personel yang berada di medan paling berbahaya.

Ketiadaan atau ketidakcukupan APD bagi petugas lapangan dapat menghambat kelancaran operasi pemadaman di darat. Dengan tersedianya APD yang memadai, para petugas di lapangan dapat bekerja secara optimal, percaya diri, dan memiliki ketahanan fisik yang lebih baik saat menyisir titik-titik api yang tersebar luas. Oleh karena itu, pengadaan APD harus diposisikan setara dengan pengadaan armada udara dalam skema prioritas penanganan karhutla yang diusulkan ke pemerintah.

Penguatan Anggaran dan Kerja Ekstra Menghadapi Ancaman Karhutla

Keberhasilan seluruh rangkaian strategi pemadaman karhutla di Pulau Kalimantan pada akhirnya sangat bergantung pada ketersediaan anggaran yang cukup. Daniel Johan menegaskan bahwa pengerahan kerja ekstra dan penyediaan peralatan yang memadai tidak akan terwujud tanpa adanya alokasi anggaran yang memadai dari pemerintah. Pembiayaan yang cukup diperlukan untuk menopang seluruh siklus operasi pemadaman, mulai dari operasional udara hingga perlengkapan personel darat.

Biaya operasional untuk mendatangkan dan menerbangkan pesawat water bombing, pesawat pengangkut cairan zat pemadam, bahan bakar armada, pengadaan logistik, hingga penyediaan APD bagi petugas lapangan membutuhkan komitmen anggaran yang konkret dan fleksibel. Menurut Daniel, meskipun pemerintah telah berupaya maksimal dengan sumber daya yang ada, eskalasi kebakaran yang ditandai dengan 198 titik api berstatus tinggi di Kalimantan Barat menuntut sokongan dana darurat yang kuat agar operasi pemadaman tidak terhenti di tengah jalan.

Melalui kerja ekstra dari seluruh jajaran satgas di bawah koordinasi pemerintah dan arahan Presiden Prabowo Subianto di Lanud Supadio, serta adanya keberanian untuk menetapkan status bencana nasional, penanganan karhutla di Kalimantan diharapkan dapat berlangsung lebih terstruktur, cepat, dan efektif. Keterpaduan antara pengerahan armada udara, perlindungan bagi petugas darat melalui APD yang memadai, dan kecukupan anggaran menjadi kunci utama dalam menyelamatkan hutan, lahan, serta keselamatan masyarakat Kalimantan dari bahaya kebakaran yang terus mengancam.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RIkarhutlabnpbKalimantan Barat

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap