Pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar pada tata kelola lembaga investasi negara demi memastikan transparansi dan akuntabilitas keuangan publik. Langkah ini terlihat jelas dari arahan terbaru Presiden Prabowo Subianto terhadap Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau yang lebih dikenal sebagai Danantara. Dalam sebuah acara di Jakarta, Presiden menyoroti laporan kinerja lembaga tersebut yang menunjukkan pertumbuhan sangat pesat pada tahun pertama operasionalnya. Namun, alih-alih langsung menerima laporan tersebut mentah-mentah, kepala negara menekankan pentingnya proses verifikasi yang ketat dan independen melalui audit berkelanjutan.








