Jalur LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 26 Agustus 2026. Rute transportasi massal ini akan melayani penumpang setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB guna memperluas jangkauan angkutan umum di wilayah Jakarta.
Menjelang pengoperasiannya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyoroti pentingnya keterhubungan fisik dan sistem antar-layanan publik. Integrasi dengan TransJakarta, KRL Commuter Line, hingga MRT dinilai menjadi kunci utama agar kehadiran jalur baru ini mampu memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Berikut rangkuman informasi dan tanya-jawab seputar operasional serta kesiapan integrasi LRT rute Kelapa Gading-Manggarai.
Kapan LRT Kelapa Gading-Manggarai Beroperasi Penuh?
LRT Jakarta koridor Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan beroperasi penuh mulai 26 Agustus 2026. Selama masa operasional, armada kereta siap melayani mobilitas warga dengan jam layanan mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berapa Panjang Rute dan Jumlah Stasiun yang Dilayani?
Koridor LRT Kelapa Gading-Manggarai membentang sepanjang kurang lebih 12,2 kilometer. Pada bentangan jalur ini, terdapat total 11 stasiun yang siap menjadi titik naik dan turun penumpang di sepanjang koridor penghubung Jakarta Utara, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan tersebut.
Moda Transportasi Apa Saja yang Terhubung di Stasiun LRT Manggarai?
Stasiun LRT Manggarai disiapkan sebagai simpul integrasi antarmoda utama. Di kawasan ini, jalur LRT dirancang terhubung langsung dengan:
- Layanan bus TransJakarta (TJ)
- KRL Commuter Line
- Kereta Api Bandara
Selain integrasi di Manggarai, efektivitas koridor ini juga ditopang oleh keterhubungan dengan jaringan MRT dan kemudahan akses menuju stasiun-stasiun yang dilintasi.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Mengapa DPRD Menekankan Integrasi Antarmoda dan Akses First Mile-Last Mile?
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Maulani menilai kehadiran rute baru ini sebagai kabar baik bagi sistem transportasi publik Jakarta. Namun, manfaatnya akan sangat bergantung pada kemudahan perpindahan penumpang antar-armada dan kenyamanan akses awal maupun akhir perjalanan (first mile dan last mile).
Tanpa konektivitas antarmoda yang mulus dan kemudahan akses dari/menuju stasiun, masyarakat berpotensi enggan meninggalkan kendaraan pribadi. Akses pejalan kaki, titik integrasi angkutan lanjutan, dan perpindahan fisik antarmoda harus terfasilitasi dengan baik.
Apa Indikator Evaluasi Keberhasilan Rute LRT Ini?
Salah satu indikator utama untuk mengevaluasi efektivitas operasional LRT Kelapa Gading-Manggarai secara berkala adalah data peralihan moda. Keberhasilan proyek transportasi publik ini akan diukur dari seberapa banyak pengguna kendaraan pribadi yang beralih memanfaatkan LRT sebagai sarana mobilitas harian mereka di Jakarta.






