tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BPJS KESEHATAN

Media Asing Sorot Kebakaran Hutan RI, Asap Sudah Sampai Filipina

Retno PurwantoDiterbitkan 5 Sep 2026 - 20.52 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Media Asing Sorot Kebakaran Hutan RI, Asap Sudah Sampai Filipina
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia kembali memicu sorotan internasional setelah dampaknya meluas hingga ke Filipina dan sejumlah negara tetangga. Sorotan tersebut diangkat oleh media Australia, ABC, melalui laporan berjudul "Indonesia battling wildfires as smoke haze spreads as far as the Philippines" yang diterbitkan Jumat (4/9/2026).

Dampak lintas batas ini memicu penurunan kualitas udara yang signifikan di kawasan Asia Tenggara. Laporan ASMPH Center for Research and Innovation (ACRI) bersama jaringan Breathe Metro Manila (BMM) mencatat kualitas udara di Manila berada pada kategori sangat tidak sehat sepanjang 30 Agustus hingga 2 September 2026. Tingkat polusi udara di ibu kota Filipina tersebut bahkan melampaui batas aman panduan Badan Kesehatan Dunia (WHO) hingga lebih dari empat kali lipat.

Kondisi serupa dialami negara tetangga lainnya. Di Malaysia, wilayah Sarawak yang berbatasan darat dengan Kalimantan mencatat kualitas udara tidak sehat. Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan lonjakan kasus asma sebesar 259 persen pada pekan terakhir Agustus. Selain Filipina dan Malaysia, sebaran asap turut dilaporkan mencapai Singapura dan Brunei.

Baca Juga

Pacu Inovasi, Apresiasi Pemda Berprestasi Hadir di Sulawesi

Pacu Inovasi, Apresiasi Pemda Berprestasi Hadir di Sulawesi

Eskalasi karhutla di Indonesia telah menghanguskan area yang sangat luas. Sejak awal tahun hingga Juni, kebakaran telah melahap lebih dari 202.000 hektare lahan鈥攈ampir setara tiga kali luas wilayah Singapura. Pembakaran kian meluas pada Juli dengan tambahan hampir 95.000 hektare lahan terbakar, termasuk lebih dari 73.300 hektare di kawasan Sumatera dan Kalimantan, dengan Kalimantan Barat tercatat sebagai area yang paling parah terdampak.

Pemerintah Indonesia saat ini memfokuskan upaya pemadaman di enam provinsi di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Kendati fokus utama berada di kedua pulau tersebut, sejumlah titik api juga terpantau di Jawa, Sulawesi, dan Papua Barat.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena El Ni帽o memperparah kekeringan, namun aktivitas manusia tetap menjadi pemicu utama kebakaran. Kasus yang teridentifikasi meliputi pembakaran lahan ilegal untuk perkebunan kelapa sawit hingga pembersihan lahan untuk pembukaan jalur jalan berizin.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGKabut AsapKebakaran HutanKualitas Udara

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap