Langkah strategis diambil oleh BPJS Kesehatan untuk memperkuat ekosistem Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pada Senin, 3 Agustus 2026, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, meresmikan kolaborasi erat bersama Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah ini diambil di tengah tantangan besar pengelolaan jaminan sosial nasional, terutama dengan fakta dari BPS yang diungkapkan oleh Wakil Kepala BPS, Sonny Harry Budiutomo, bahwa hampir 13 persen penduduk Indonesia mengalami sakit setiap bulannya. Angka ini menegaskan pentingnya sistem perlindungan kesehatan yang andal bagi seluruh lapisan masyarakat.








