tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Kebijakan Publik

Membangun Ekosistem Kota Layak Anak, Panduan Kebijakan dan Perlindungan Keluarga di Surabaya

Wahyu SuryaniDiterbitkan 30 Jul 2026 - 18.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Membangun Ekosistem Kota Layak Anak, Panduan Kebijakan dan Perlindungan Keluarga di Surabaya
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau kemajuan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak. Pemerintah Kota Surabaya menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat kebijakan ramah keluarga guna mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda. Keberhasilan ini dibuktikan dengan konsistensi Surabaya yang meraih predikat Kota Layak Anak kategori Utama selama tujuh tahun berturut-turut. Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menempatkan kesejahteraan keluarga sebagai prioritas pembangunan.

Salah satu pilar utama yang memperkuat ekosistem ramah anak di Surabaya adalah program pemberdayaan orang tua melalui edukasi pola asuh. Melalui inisiatif Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), pemerintah kota menyediakan ruang belajar bagi para orang tua untuk mendalami metode pengasuhan balita. Program ini berkembang pesat dari satu kelas pada tahun 2022 menjadi 990 kelas pada tahun 2025. Hingga saat ini, program SOTH telah memberikan edukasi pengasuhan kepada sekitar 27.000 orang tua balita, sehingga menciptakan keluarga yang lebih siap mendampingi tumbuh kembang anak.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
Baca Juga

Penyitaan Ponsel Ketua DPRD Lebak, Prosedur Hukum dan Perkembangan Penyelidikan

Penyitaan Ponsel Ketua DPRD Lebak, Prosedur Hukum dan Perkembangan Penyelidikan

Selain penguatan kapasitas keluarga, perlindungan anak di Surabaya didukung oleh kebijakan terintegrasi. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi, Pemerintah Kota Surabaya merumuskan berbagai program perlindungan anak yang komprehensif. Kebijakan tersebut mencakup penataan sistem perwalian, edukasi pembatasan penggunaan gawai, serta kerja sama dengan Pengadilan Agama. Kemitraan ini bertujuan untuk memastikan hak-hak dasar anak tetap terpenuhi dan terlindungi dalam lingkup keluarga.

Langkah strategis dalam mengamankan masa depan generasi muda juga diperluas melalui investasi pada anak usia dini. Pemerintah Kota Surabaya telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Koalisi Nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) terkait Gerakan Act for Early Years. Kerja sama ini berfokus pada penguatan investasi dan kebijakan pengembangan anak usia dini. Pendekatan ini mendapat apresiasi di tingkat nasional. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI di bawah Menteri Arifatul Choiri Fauzi, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di bawah Menteri Abdul Mu'ti, menilai Surabaya berhasil membangun ekosistem ramah anak.

Baca Juga

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Komitmen tersebut tercermin dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kota Surabaya yang berlangsung pada 28 hingga 29 Juli 2026. Mengusung tema Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak Surabaya Hebat, perayaan ini memobilisasi partisipasi aktif masyarakat. Lebih dari 5.000 anak memadati kawasan Balai Pemuda Surabaya untuk mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan kreatif. Melalui sinergi antara edukasi pengasuhan, perlindungan hukum, dan penyediaan ruang publik, Surabaya membuktikan bahwa pembangunan kota dapat berjalan selaras dengan pemenuhan hak anak dan kesejahteraan keluarga.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

SurabayaKota Layak AnakHari Anak NasionalSekolah Orang Tua HebatPerlindungan AnakEri Cahyadi

Berita Terbaru Lainnya

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang UtamaMenyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif IndonesiaCara Memastikan Laporan LHKPN dan Gratifikasi Sesuai Ketentuan KPKMewaspadai Modus Ganjal ATM, Pelajaran dari Kasus Penyergapan di PamulangDampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Paling Banyak Dibaca

Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90

Ekonomi Digital

Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90

30 Jul 2026

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang Utama

Pasar Saham

IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang Utama

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif Indonesia

Ekonomi Digital

Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif Indonesia

30 Jul 2026

Cara Memastikan Laporan LHKPN dan Gratifikasi Sesuai Ketentuan KPK

Regulasi & Kepatuhan

Cara Memastikan Laporan LHKPN dan Gratifikasi Sesuai Ketentuan KPK

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Analisis Faktor Penyebab Turunnya Harga Minyak Dunia di Bawah US$90Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  2. 2Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  3. 3IHSG Menguat 0,72 Persen di Sesi I 30 Juli 2026, Saham Perbankan Jadi Penopang UtamaPasar Saham 路 30 Jul 2026
  4. 4Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Cara Membaca Peluang Bisnis dari Transisi Industri Otomotif IndonesiaEkonomi Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap