Operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di kawasan Gunung Anak Krakatau telah memasuki hari ketiga. Hingga Kamis (10/9/2026), tim SAR gabungan masih menyisir perairan Selat Sunda untuk menemukan delapan orang yang berada di dalam kapal cepat tersebut.
Rombongan yang dilaporkan hilang terdiri atas lima jurnalis鈥擬 Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas)鈥攕erta tiga awak kapal, yakni kapten Warta (55), ABK Surakman (60), dan pemandu Heriyanto (49).
Perluasan Area dan Armada Pencarian
Untuk memaksimalkan operasi, tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga mencakup luasan 2.109 nautical mile persegi yang terbagi ke dalam enam sektor, termasuk Sektor E di wilayah perairan pesisir Banten. Sebanyak enam kapal dikerahkan ke lokasi, meliputi KRI Lepu milik TNI AL, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KAL Pohawang, KP Sanjaya, dan RIB 02 Banten, dengan dukungan perahu nelayan setempat.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain penyisiran lewat laut, Basarnas mengerahkan helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 untuk memantau dari udara. Helikopter yang membawa tujuh personel ini diberangkatkan dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 12.36 WIB guna menyusuri titik-titik krusial di sekitar Selat Sunda dan Gunung Anak Krakatau.
Polda Lampung juga memperluas wilayah penyisiran hingga ke perairan yurisdiksi Lampung untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus laut. Di sisi lain, kelompok nelayan dan sukarelawan pesisir mengarahkan pencarian mereka ke sekitar perairan Pulau Panaitan yang berbatasan langsung dengan Selat Sunda.
Kronologi Keberangkatan Rombongan
Perjalanan rombongan bermula pada Senin (7/9/2026). Mereka bertolak menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Komunikasi terakhir dengan rekan sesama jurnalis di Lampung tercatat terjadi sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, seluruh sambungan komunikasi dengan rombongan terputus total.
Keluarga korban terus memantau perkembangan di Posko SAR Nasional Pantai Marina Carita. Desi Purnama, istri dari M Bagus Khoirunnas, berharap tim SAR memfokuskan sebagian pencarian di sekitar area Pulau Sertung, pulau terdekat dari Gunung Anak Krakatau tempat kapal diduga sempat melintas sebelum hilang kontak.






