Perubahan pemegang saham pengendali merupakan salah satu peristiwa material yang penting untuk dicermati di pasar modal. Peristiwa ini dapat memberikan gambaran mengenai arah bisnis perusahaan di masa depan. Sebagai contoh nyata, emiten yang bergerak di bidang periklanan, PT Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH) atau yang lebih dikenal dengan nama SSPACE, baru saja mengumumkan perubahan pemilik pengendali perseroan. Pengumuman ini merujuk pada penyelesaian akuisisi saham mayoritas oleh PT Sinergi Internasional Investama (SII). Bagi para pelaku pasar modal, sangat penting untuk memahami langkah-langkah dalam menganalisis situasi pergantian pemilik ini agar dapat menilai dampaknya terhadap emiten. Berikut adalah tahapan analisis yang dapat diterapkan dengan menggunakan studi kasus pada saham DOOH.
Langkah pertama dalam menganalisis perubahan pengendali saham adalah memeriksa rincian transaksi pengambilalihan yang terjadi. Anda perlu melihat tanggal penyelesaian dan jumlah unit saham yang berpindah tangan. Berdasarkan keterbukaan informasi, pada tanggal 30 Juli 2026, PT Sinergi Internasional Investama (SII) telah menyelesaikan pengambilalihan saham DOOH. Jumlah saham yang diambil alih mencapai 3.946.835.000 unit. Saham tersebut sebelumnya merupakan milik PT Prambanan Investasi Sukses. Jumlah unit yang diakuisisi tersebut mewakili 51,00% dari total saham perseroan. Memahami porsi kepemilikan ini sangat krusial karena angka persentase mayoritas menunjukkan adanya perpindahan kekuasaan penuh kepada entitas pengendali yang baru.








