tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Digital Economy

Mengapa Pasar Saham Korea Selatan Mengalami Volatilitas Tinggi dan Menarik Perhatian Global

Ance ManoppoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 06.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengapa Pasar Saham Korea Selatan Mengalami Volatilitas Tinggi dan Menarik Perhatian Global
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pasar saham Korea Selatan tengah menjadi pusat perhatian dunia setelah mengalami guncangan yang sangat signifikan. Sejak indeks Kospi mencapai puncaknya pada bulan Juni, kapitalisasi pasar bursa negara tersebut telah menyusut sekitar US$1 triliun, atau setara dengan Rp18.076 triliun. Penurunan nilai kapitalisasi ini berjalan beriringan dengan kemerosotan indeks Kospi sebesar 25% dari titik tertingginya. Meskipun tengah mengalami fase koreksi yang tajam, bursa saham Korea Selatan saat ini secara keseluruhan masih bernilai sekitar US$4 triliun. Menariknya, indeks Kospi masih mencatatkan kenaikan sebesar 62% sepanjang tahun berjalan, yang membuatnya tetap relevan di mata para pelaku pasar modal global.

Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi motor utama yang terus menarik perhatian investor internasional ke bursa Seoul. Dua raksasa teknologi, yakni Samsung Electronics Co. dan SK Hynix Inc., memegang peran kunci sebagai saham AI utama yang memengaruhi minat investasi global. Namun, sejak mencapai puncaknya pada bulan Juni lalu, nilai pasar dari Samsung dan SK Hynix masing-masing telah mengalami penurunan lebih dari 30%. Meskipun demikian, Hani Redha, manajer portofolio di PineBridge Investments, menegaskan bahwa pergerakan di pasar Korea kini tidak lagi dapat diabaikan oleh para pelaku pasar yang ingin membaca arah perdagangan saham sektor AI secara global.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Tingginya minat terhadap saham-saham teknologi ini mendorong perubahan pola pantauan dari berbagai institusi keuangan dunia. Sebagai contoh, Tai Hui selaku Chief Market Strategist Asia Pacific di JPMorgan Asset Management mempresentasikan kondisi pasar Korea Selatan kepada tim globalnya untuk pertama kali dalam 14 tahun terakhir pada tahun ini. Di kawasan Asia lainnya, para investor Jepang juga mulai memasukkan indeks Kospi ke dalam daftar pantauan utama mereka. Langkah serupa diambil oleh Andrew Jackson, Head of Japan Equity Strategy di Ortus Advisors, yang kini secara rutin memantau grafik Kospi untuk pertama kalinya dalam kurun waktu lebih dari dua dekade.

Baca Juga

Penjelasan Lengkap Indonesia Investment Authority Terkait Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma Apotek

Penjelasan Lengkap Indonesia Investment Authority Terkait Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma Apotek

Tingginya volatilitas di bursa Korea Selatan juga sangat dipengaruhi oleh mekanisme perdagangan dengan leverage yang tinggi. Aktivitas transaksi dengan daya ungkit ini secara langsung memperbesar fluktuasi harga saham di pasar. Menanggapi situasi yang semakin tidak menentu tersebut, pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk menghentikan sementara penerbitan produk ETF leverage berbasis saham tunggal guna menekan spekulasi dan mengendalikan volatilitas. Strategis dari UBS SuMi TRUST Wealth Management, Chisa Kobayashi, turut mengingatkan bahwa dominasi pasar yang sangat dipengaruhi oleh perdagangan leverage ini membuat pergerakan harga sering kali menyimpang dari fundamental perusahaan.

Kondisi pasar yang bergejolak ini memperlihatkan seberapa erat hubungan bursa Korea Selatan dengan pusat keuangan dunia lainnya. Data yang dihimpun oleh Bloomberg menunjukkan bahwa korelasi 60 hari antara indeks Kospi dan Nasdaq 100 telah meningkat menjadi 0,46, jauh melampaui rata-rata lima tahun terakhir yang hanya berada di angka 0,16. Ivan Feinseth, Chief Investment Officer di Tigress Financial Partners, menilai bahwa Korea Selatan kini telah menyatu ke dalam ekosistem volatilitas yang sama dengan Nasdaq dan Philadelphia Semiconductor Index (SOX). Bahkan, sensitivitas Nasdaq 100 terhadap pergerakan turun Kospi sempat menyentuh level tertinggi sejak tahun 1990 pada tanggal 7 Juli lalu, yang juga disusul oleh naiknya sensitivitas MSCI World Index terhadap penurunan pasar Korea ke titik tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Baca Juga

Kinerja Keuangan dan Strategi Bisnis GoTo pada Kuartal Kedua 2026

Kinerja Keuangan dan Strategi Bisnis GoTo pada Kuartal Kedua 2026

Dampak dari sentimen negatif mengenai prospek permintaan AI sempat memicu koreksi indeks Kospi hingga hampir 9% pada hari Senin pekan lalu. Pada periode yang sama, saham SK Hynix yang tercatat di Amerika Serikat anjlok sebesar 9,3%, yang pada gilirannya turut menyeret saham-saham chip besar lainnya. Rangkaian peristiwa ini membuat aktivitas pemantauan pasar oleh para investor kini berlangsung hampir 24 jam sehari. Pemantauan intensif tersebut dimulai dari jam perdagangan reguler di Seoul, dilanjutkan dengan pergerakan saham depositary receipts (ADR) SK Hynix, hingga perdagangan ETF berbasis Korea yang diperdagangkan di bursa New York.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KospiSaham AISamsungSK HynixInvestasi GlobalKorea Selatan

Berita Terbaru Lainnya

Penjelasan Lengkap Indonesia Investment Authority Terkait Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma ApotekKinerja Keuangan dan Strategi Bisnis GoTo pada Kuartal Kedua 2026Disparpora Bone Bolango Batasi Operasional Wisata Akibat Cuaca EkstremProgram Kran Air Siap Minum PAM Bandarmasih Jangkau Tujuh Sekolah di BanjarmasinMemantau Suksesi Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia dan Sinergi Sektor KeuanganRencana Pembangunan Jaringan Kereta Trans Sumatera dan Trans KalimantanCara Menyesuaikan Operasional Bisnis dengan Sistem Pengelolaan Sampah Baru DKI JakartaCara Menyikapi Gagal Bayar Arisan Online dan Menghindari Sanksi Pidana Berat

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Penjelasan Lengkap Indonesia Investment Authority Terkait Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma Apotek

Ekonomi & Investasi

Penjelasan Lengkap Indonesia Investment Authority Terkait Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma Apotek

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap