Pengurus Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Jawa Barat secara resmi mengabadikan dedikasi para tokoh pentingnya melalui pembangunan infrastruktur baru di lingkungan lembaga tersebut. Langkah bersejarah ini ditandai dengan peresmian Paviliun Sodik Mudjahid yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Acara peresmian ini berlangsung dengan khidmat di kompleks PUSDAI Jawa Barat yang berlokasi di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Kehadiran paviliun baru ini secara khusus ditujukan untuk memberikan apresiasi yang mendalam atas rekam jejak pengabdian panjang dari tokoh tersebut, yang selama ini telah mewarnai dan mendukung perkembangan lembaga dakwah di wilayah Jawa Barat.
Sodik Mudjahid, yang saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI), memiliki pandangan yang mendalam mengenai arah gerak dan peran lembaga keagamaan ini. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa PUSDAI dibangun dengan bertumpu pada empat fungsi utama yang saling terintegrasi untuk kemajuan masyarakat. Menurut Sodik Mudjahid, empat fungsi utama tersebut meliputi peran lembaga sebagai fasilitator, koordinator, dinamisator, serta inovator bagi gerakan umat. Kehadiran paviliun ini diharapkan dapat menjadi simbol pengingat agar nilai-nilai dasar perjuangan umat tersebut terus diimplementasikan dalam berbagai program kemasyarakatan yang dijalankan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain mengabadikan ketokohan Ketua BAZNAS RI tersebut, pihak pengelola juga memberikan penghormatan kepada sosok ulama besar lainnya melalui peresmian Paviliun Miftah. Pembangunan infrastruktur ini ditujukan secara khusus guna mengapresiasi kontribusi yang sangat mendalam dari Miftah Faridl, seorang ulama sekaligus cendekiawan Muslim terkemuka yang berasal dari Bandung. Peran Miftah Faridl dinilai sangat krusial, terutama dalam meletakkan fondasi awal yang kokoh bagi pendirian PUSDAI Jawa Barat pada masa awal rintisan lembaga tersebut. Melalui penamaan paviliun ini, jasa-jasa Miftah Faridl dalam merintis pusat dakwah ini akan terus dikenang oleh generasi mendatang.
Momentum peresmian fasilitas baru di kompleks PUSDAI Jawa Barat ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pemangku kebijakan penting di tingkat daerah. Dari jajaran pemerintahan daerah, hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Dari sisi legislatif, turut hadir Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna. Sementara itu, dari jajaran pertahanan dan keamanan wilayah, peresmian ini juga dihadiri oleh Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih serta Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto. Kehadiran para pejabat tinggi ini menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga keagamaan.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Dukungan dari sektor keagamaan serta lingkungan akademis juga terlihat sangat kental dalam melengkapi jalannya peresmian fasilitas baru ini. Ketua DKM PUSDAI Jawa Barat Jujun Junaedi, bersama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Dudu Rohman, turut hadir mengawal jalannya acara. Dari kalangan akademisi, hadir pula Rektor UNISBA A. Harits Nu'man serta Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto. Kehadiran para tokoh akademis dan keagamaan ini memperkuat komitmen bersama untuk terus menjadikan PUSDAI Jawa Barat sebagai pusat kajian keislaman dan pemberdayaan umat yang terus berkembang secara dinamis di masa depan.






