Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tetap tenang menyusul insiden kericuhan di kawasan Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat. Kericuhan tersebut terjadi setelah aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI pada Kamis (27/8) malam lalu.
Yusril menjelaskan bahwa insiden kekerasan itu pecah setelah para pendemo meninggalkan area Gedung DPR RI dalam situasi bentrokan antarkelompok warga.
Penyelidikan Dugaan Penganiayaan dan Korban Jiwa
Saat ini, Polda Metro Jaya sedang menjalankan penyelidikan terkait peristiwa kekerasan di kawasan tersebut. Fokus penyelidikan aparat kepolisian meliputi insiden meninggalnya seorang warga bernama Bambang serta dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa kelas 12 bernama Faturrohman.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Yusril menegaskan bahwa hingga Minggu (30/8/2026), belum ada kesimpulan yang dapat diambil mengenai siapa pelaku serta pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya Bambang dan penganiayaan terhadap Faturrohman.
Pendalaman intensif masih terus dilakukan pihak kepolisian untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat. Penyelidikan tersebut diarahkan untuk mencari kesimpulan mengenai siapa yang menyuruh, siapa yang menggerakkan, hingga siapa yang melakukan penganiayaan secara langsung. Pemerintah memastikan bahwa langkah penegakan hukum yang tegas akan diambil terhadap mereka yang berdasarkan bukti terbukti bertanggung jawab.
Imbauan Tidak Terprovokasi
Menko Kumham Imipas juga menerangkan bahwa aparat penegak hukum sampai saat ini tidak menuduh siapa pun yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut, baik perorangan, kelompok, maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Oleh karena itu, Yusril meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Di sisi lain, Yusril turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para mahasiswa serta massa demonstran yang datang dari Pati maupun daerah-daerah lain atas pelaksanaan demonstrasi yang berlangsung secara damai.






