tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Retno PurwantoDiterbitkan 30 Jul 2026 - 19.05 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Para pemimpin daerah di Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan terkait keterbatasan fiskal dalam menangani tanggung jawab percepatan pembangunan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum bersama Komisi II DPR RI yang digelar di Gedung Parlemen, Jakarta pada Kamis, 30 Juli 2026, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menyampaikan aspirasi mengenai anggaran. Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, memohon kepada pemerintah agar tidak ada lagi pemotongan anggaran daerah pada tahun 2027, meskipun dalam pernyataannya ia sempat menyebutkan tahun 2007. Bagi para pelaku ekonomi, situasi anggaran daerah ini menuntut langkah antisipasi agar tetap bisa merencanakan kerja sama dengan pemerintah daerah secara optimal.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyesuaikan penawaran bisnis dengan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik. Kebutuhan daerah untuk melakukan akselerasi pembangunan sangat tinggi, namun terhambat oleh adanya pemotongan dan kewajiban efisiensi anggaran. Jika permohonan APKASI dikabulkan dan tidak ada pemotongan anggaran pada tahun 2027, pemerintah daerah akan memiliki keleluasaan lebih untuk membiayai proyek-proyek tersebut. Pelaku usaha harus mulai menyusun strategi efisiensi biaya agar solusi yang ditawarkan tetap relevan bagi daerah yang sedang mengalami keterbatasan fiskal.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Langkah kedua adalah memposisikan penawaran bisnis sebagai pendukung keberhasilan proyek strategis nasional di tingkat daerah. Bursah Zarnubi mengatakan bahwa beban daerah akan semakin berat jika terjadi pemotongan anggaran saat daerah harus mendukung proyek strategis nasional. Pelaku usaha dapat mengambil peluang ini dengan menawarkan kemitraan yang membantu mengurangi beban kerja pemerintah daerah dalam menyukseskan proyek-proyek nasional tersebut.

Langkah ketiga adalah merancang solusi yang dapat membantu pemerintah daerah dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengatakan rapat kerja hari ini memiliki urgensi sehingga dilaksanakan di masa reses DPR RI. Dalam rapat tersebut, peningkatan PAD menjadi salah satu dari tiga pokok hal penting yang dibahas, selain remunerasi kepala daerah dan wakil kepala daerah, serta sistematika dana bagi hasil. Pelaku ekonomi dapat memfokuskan layanan pada upaya peningkatan PAD sesuai dengan kebutuhan yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Langkah keempat adalah terus memantau perkembangan kebijakan pasca rapat yang turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad ini. Mengingat permohonan agar tidak ada efisiensi anggaran pada 2027 masih berupa usulan dari para kepala daerah, para pelaku usaha perlu tetap fleksibel. Selalu siapkan penyesuaian rencana bisnis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kebijakan anggaran yang akan diberlakukan oleh pemerintah di masa mendatang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RIAnggaran DaerahAPKASIPembangunan DaerahPendapatan Asli Daerah

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap