Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia resmi mengesahkan jajaran dewan gubernur baru untuk memimpin bank sentral. Dalam Rapat Paripurna DPR ke-4 masa persidangan pertama tahun sidang 2026-2027 yang digelar di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026), Destry Damayanti disetujui menduduki posisi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan 2026-2031.
Selain menyetujui Destry sebagai nahkoda baru BI, rapat paripurna tersebut juga menyepakati penetapan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode kepengurusan yang sama.
Pengesahan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Dalam agenda tersebut, pimpinan rapat meminta konfirmasi persetujuan dari seluruh anggota dewan yang hadir atas laporan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang telah dirampungkan oleh Komisi XI DPR RI, yang kemudian disambut dengan persetujuan bulat dari peserta rapat.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Kronologi Seleksi di Komisi XI DPR RI
Keputusan paripurna ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian uji kelayakan dan kepatutan yang diselenggarakan Komisi XI DPR RI selama dua hari, yakni pada Rabu (26/8/2026) dan Kamis (27/8/2026).
Pada hari pertama seleksi, Komisi XI mendalami visi dan kapasitas Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI bersama Aida S. Budiman yang dicalonkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Memasuki hari kedua, pengujian ditujukan kepada dua kandidat posisi Deputi Gubernur BI, yaitu Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori, sebelum akhirnya Komisi XI memutuskan memilih Solikin untuk mengisi formasi pimpinan tersebut.
Rotasi Internal dan Jadwal Pelantikan
Perombakan susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia bermula setelah mantan Gubernur BI Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya pada 25 Juli 2026. Mundurnya Perry memicu pergeseran kepemimpinan di tubuh bank sentral.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sebelum disahkan menjadi Gubernur BI, Destry Damayanti menjalankan tugas sebagai Deputi Gubernur Senior mendampingi Perry. Posisi DGS yang ditinggalkan Destry kini diisi oleh Aida S. Budiman yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI. Sementara itu, Solikin M. Juhro mendapatkan promosi jabatan setelah sebelumnya mengemban amanah sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.
Setelah mendapatkan persetujuan resmi dari lembaga legislatif, ketiga pimpinan baru Bank Indonesia dijadwalkan mengucap sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Agung pada Rabu (2/9/2026). Prosesi pelantikan di Mahkamah Agung tersebut akan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo Subianto.






