tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Negara Kaya Minyak Krisis Energi, Listrik & BBM Tak Ada-Warga Demo

Fitri LimbongDiterbitkan 4 Sep 2026 - 00.33 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Negara Kaya Minyak Krisis Energi, Listrik & BBM Tak Ada-Warga Demo
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Krisis energi parah yang melanda Libya selama lebih dari enam minggu telah melumpuhkan aktivitas publik dan memicu gelombang unjuk rasa di berbagai wilayah. Kendati berstatus sebagai pemilik cadangan minyak mentah terbukti terbesar di kawasan Afrika, negara tersebut kini menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), pemadaman listrik berkepanjangan, hingga terhentinya pasokan air bersih.

Di ibu kota Tripoli, antrean panjang kendaraan mengular di stasiun pengisian bahan bakar di tengah sengatan suhu yang mendekati 40 derajat Celcius. Pengemudi truk bernama Ahmed Al-Sharif (49) mengaku terpaksa mengantre selama dua hingga tiga hari hanya demi memperoleh pasokan solar. Situasi kelangkaan ini memicu lonjakan harga solar di pasar gelap hingga menembus 8 dinar Libya atau sekitar US$1,26 (Rp22.302) per liter, meningkat lebih dari 50 kali lipat melampaui tarif subsidi resmi dari pemerintah.

Dampak Pemadaman Listrik dan Krisis Air Bersih

Tekanan ekonomi kian memburuk akibat pemadaman aliran listrik yang berlangsung lebih dari 10 jam setiap harinya. Gangguan ini memukul sektor usaha secara langsung. Khaled Ibrahim (32), seorang pemilik supermarket di Tripoli timur, menuturkan bahwa rusaknya sistem pendingin akibat ketiadaan listrik membuat stok barang beku miliknya membusuk dan fasilitas air dingin untuk pembeli tidak dapat beroperasi.

Baca Juga

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Imbas krisis energi turut merembet ke pasokan air bersih menyusul terganggunya operasional Great Man-Made River, yakni jaringan pipa akuaduk yang mendistribusikan air tawar ke sebagian besar kawasan Libya. Pemilik kafe di Tripoli tengah, Rafaa Zaid, terpaksa menutup seluruh kegiatan usahanya akibat ketiadaan air. Akumulasi persoalan ini memicu demonstrasi berujung kekerasan dari kalangan warga yang memblokir ruas jalan dengan membakar ban serta memasang barikade puing-puing di sekitar gedung pemerintah.

Penjelasan Otoritas dan Sorotan Masalah Pengelolaan

Menanggapi situasi yang memanas, Ketua Perusahaan Listrik Umum Libya (GECOL), Bashir Al-Marash, menyampaikan janji bahwa krisis kelistrikan tersebut ditargetkan rampung dalam kurun waktu dua minggu ke depan.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Dari sisi pasokan bahan bakar, juru bicara Brega Petroleum Marketing Company, Ahmed Al-Masallati, menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi dipengaruhi oleh kendala pengiriman internasional di Selat Hormuz serta dampak dinamika krisis energi global. Di dalam negeri, volume produksi kilang Zawia juga dilaporkan menyusut drastis akibat gangguan listrik lokal dan persoalan stabilitas keamanan.

Keterbatasan fasilitas infrastruktur pengolahan domestik membuat Libya tetap bergantung pada pasokan impor produk minyak jadi, meski cadangan minyak mentahnya melimpah. Menyoroti ketimpangan tersebut, pakar energi dari Universitas Omar Al-Mukhtar, Tariq Al-Tarhouni, menegaskan bahwa kemelut yang terjadi bukan sekadar masalah pembangkitan listrik teknis, melainkan kegagalan dalam tata kelola keseluruhan sistem energi nasional.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Minyak MentahBBMKrisis Energi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap