Seorang wanita lanjut usia di Kabupaten Sragen, Sutiyem (90), meninggal dunia usai tertimpa bangunan rumahnya yang ambruk pada Senin (14/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Dukuh Dimoro, Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Sragen.
Bangunan rumah yang dihuni korban diketahui berkondisi sangat lapuk dan sudah reyot. Rumah semipermanen berdinding anyaman bambu (gedhek) tersebut selama ini berdiri di atas tanah pinjaman warga.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Pihak kepolisian memastikan tidak ada faktor cuaca ekstrem saat kejadian berlangsung. Rumah tersebut roboh bukan karena terpaan angin kencang, melainkan murni akibat struktur kayu dan bambu bangunan yang sudah terlalu tua dan lapuk sehingga tidak mampu lagi menahan beban.
Kepala Desa Kaliwedi, Daryono, mengungkapkan bahwa pihak pemerintah desa, warga setempat, maupun pihak keluarga korban sebenarnya telah berulang kali membujuk Sutiyem agar bersedia pindah dari rumah tersebut. Korban diminta tinggal bersama anak atau cucunya demi keamanan dan keselamatannya.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Kendati memiliki cucu yang bekerja di Jepang serta cucu yang menjadi pengusaha di Jakarta, Sutiyem tetap bersikukuh memilih bertahan dan tinggal seorang diri di rumah tersebut hingga akhirnya musibah robohnya rumah terjadi.






