Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terpantau dibuka mengalami pelemahan pada awal perdagangan hari Kamis, 30 Juli 2026. Pelemahan mata uang Garuda ini terjadi di tengah dinamika pasar keuangan global yang terus merespons berbagai kebijakan moneter internasional. Berdasarkan data yang dihimpun dari Refinitiv pada pembukaan pasar, mata uang rupiah terdepresiasi tipis sebesar 0,03 persen. Penurunan tersebut membawa posisi nilai tukar rupiah berada pada level Rp18.050 per dolar AS. Pergerakan awal ini menunjukkan adanya tekanan ringan yang kembali dialami oleh mata uang domestik setelah sempat menunjukkan performa positif pada sesi perdagangan sebelumnya.








