tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

OJK Izinkan Penyelenggara Pinjaman Daring Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Analisis Kredit

Lidya RumbayanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 13.15 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
OJK Izinkan Penyelenggara Pinjaman Daring Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Analisis Kredit
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menyatakan bahwa perusahaan penyelenggara pinjaman daring (pindar) diperbolehkan untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam menjalankan kegiatan operasional mereka. Berdasarkan keterangan yang disampaikan di Jakarta pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, pemanfaatan teknologi canggih ini secara khusus dapat diterapkan untuk mendukung proses analisis kelayakan kredit dari para calon nasabah atau pengguna jasa keuangan. Langkah ini diharapkan dapat membantu industri pinjaman daring dalam mengoptimalkan sistem penilaian mereka dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital yang ada saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman. Ia menjelaskan bahwa keberadaan teknologi kecerdasan buatan dapat memberikan dukungan yang signifikan terhadap berbagai lini operasional penting di dalam industri pinjaman daring. Secara lebih spesifik, implementasi teknologi kecerdasan buatan ini dapat membantu para penyelenggara pinjaman daring dalam beberapa proses krusial, seperti penilaian skor kredit (credit scoring), pendeteksian potensi tindakan penipuan (fraud detection), hingga pemantauan portofolio secara berkala.

Meskipun penggunaan teknologi kecerdasan buatan ini membuka peluang efisiensi yang besar bagi industri finansial, Otoritas Jasa Keuangan memberikan penekanan yang sangat tegas mengenai batasan dan kewajibannya. OJK mewajibkan seluruh pelaku jasa keuangan di sektor pinjaman daring untuk memastikan bahwa setiap bentuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya. Aspek transparansi dan akuntabilitas ini menjadi poin yang tidak boleh diabaikan oleh para penyelenggara agar hak-hak konsumen dan integritas industri tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Selain masalah transparansi, Agusman juga mengingatkan bahwa penerapan teknologi kecerdasan buatan ini tidak boleh dilakukan secara seragam tanpa pertimbangan matang. Pemanfaatan teknologi tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan riil serta tingkat kesiapan masing-masing penyelenggara pinjaman daring. Setiap perusahaan memiliki kapasitas operasional yang berbeda-beda, sehingga adopsi teknologi harus dilakukan secara proporsional. Kendati disesuaikan dengan kesiapan masing-masing, setiap penyelenggara pinjaman daring wajib untuk tetap memperhatikan prinsip tata kelola yang baik serta sistem manajemen risiko yang ketat dalam setiap proses penerapannya.

Untuk memastikan bahwa pemanfaatan teknologi ini tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari, Otoritas Jasa Keuangan meminta para pelaku usaha untuk memperkuat sistem mitigasi risiko mereka. Penguatan mitigasi risiko ini harus diwujudkan melalui pengendalian internal yang kokoh di dalam tubuh perusahaan penyelenggara pinjaman daring. Dengan adanya pengendalian internal yang memadai, seluruh kegiatan usaha dan operasional yang memanfaatkan kecerdasan buatan diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar, meminimalkan potensi kegagalan sistem, serta melindungi ekosistem keuangan secara keseluruhan.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Secara keseluruhan, kebijakan Otoritas Jasa Keuangan ini menunjukkan sikap terbuka terhadap inovasi teknologi, namun tetap diiringi dengan pengawasan yang ketat. Keseimbangan antara pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan seperti analisis kredit kelayakan, credit scoring, deteksi fraud, dan monitoring portofolio dengan kepatuhan terhadap tata kelola, manajemen risiko, serta pengendalian internal merupakan kunci utama agar industri pinjaman daring dapat terus berkembang secara sehat, aman, transparan, dan akuntabel di masa depan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OJKKecerdasan BuatanPinjaman DaringFintech

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap