tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD

Wulan WijayaDiterbitkan 5 Sep 2026 - 00.17 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pertumbuhan jumlah masyarakat kelas atas atau segmen affluent di Indonesia membuka peluang baru bagi industri asuransi jiwa, terutama untuk produk proteksi berdenominasi Dolar Amerika Serikat (USD). Minat terhadap instrumen perlindungan berbasis mata uang asing tersebut diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring berkembangnya kebutuhan pengelolaan aset nasabah mapan.

Segmen affluent saat ini diperkirakan mencakup sekitar 7 persen dari total populasi Indonesia. Chief Product Officer Prudential Indonesia Astono Hermawan menjelaskan bahwa kelompok masyarakat ini memiliki profil perencanaan keuangan yang semakin kompleks. Kebutuhan tersebut meliputi pendanaan pendidikan internasional, rencana perjalanan global, penempatan investasi luar negeri, hingga pengelolaan perencanaan warisan lintas generasi.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Berdasarkan kajian internal perusahaan, kelompok High Net Worth memerlukan diversifikasi mata uang untuk mengantisipasi potensi penurunan nilai aset. Kekhawatiran terhadap tergerusnya kekayaan akibat tekanan inflasi dan risiko fluktuasi mata uang mendorong kelompok ini melirik perlindungan berbasis valuta asing. Selain dorongan aktivitas global, tren transfer kekayaan antargenerasi kini menjadi pendorong baru bagi nasabah affluent dalam merancang ketahanan finansial keluarga, salah satunya melalui produk seperti PRUFuture USD.

Potensi pertumbuhan produk proteksi ini sejalan dengan tren positif kinerja industri asuransi secara keseluruhan. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat kenaikan pendapatan premi asuransi sebesar 8,2 persen secara tahunan (year on year) pada paruh pertama tahun 2026. Akumulasi pendapatan premi industri asuransi jiwa nasional tercatat mencapai Rp94,75 triliun pada periode tersebut.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pertumbuhan pendapatan premi tersebut juga diimbangi oleh perluasan basis kepemilikan instrumen perlindungan. AAJI mencatat jumlah polis asuransi jiwa ikut terkerek naik 7,7 persen hingga mencapai 22,44 juta polis pada semester pertama 2026. Perkembangan ini menunjukkan bahwa penawaran solusi proteksi berbasis diversifikasi mata uang berpeluang terus memperkuat penetrasi industri dalam merespons kebutuhan segmen kelas atas di Tanah Air.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Dolar AS

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap