Lazada mengumumkan investasi tahunan senilai 100 juta dolar AS untuk program LazAffiliate pada tahun 2025. Langkah strategis ini memperkuat ekosistem e-commerce mereka yang saat ini menghubungkan sekitar 160 juta pengguna aktif dengan lebih dari satu juta penjual aktif setiap bulannya. Bagi para kreator konten di Indonesia, besarnya investasi ini menjadi sinyal penting untuk mencermati kembali kebijakan pembayaran komisi Lazada Affiliate agar dapat memaksimalkan potensi pendapatan dari promosi produk.
Sistem remunerasi dalam program ini diatur berdasarkan beberapa kategori komisi yang telah ditetapkan. Mitra afiliasi dapat memperoleh komisi dasar yang berkisar antara 2,9% hingga 4,7% dari nilai transaksi. Melalui promosi produk dari merek tertentu, komisi khusus merek bahkan bisa mencapai hingga 70%. Secara umum, kebijakan pembayaran komisi Lazada Affiliate memungkinkan peserta untuk menghasilkan komisi hingga 12% dari setiap penjualan yang berhasil diselesaikan melalui tautan rujukan. Seluruh transaksi ini dilacak menggunakan sistem cookie yang memiliki masa aktif selama 7 hari setelah calon pembeli mengeklik tautan tersebut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Ada perbedaan penting dalam cara konversi dihitung berdasarkan jenis kampanye yang diikuti oleh kreator. Dalam kebijakan pembayaran komisi Lazada Affiliate, kampanye kategori KOL (Key Opinion Leader) mengakui konversi langsung maupun tidak langsung sebagai dasar pemberian komisi. Sebaliknya, kampanye Non-KOL hanya mengakui konversi langsung saja. Selain itu, para kreator juga harus memperhatikan bahwa tidak semua produk dapat menghasilkan komisi. Beberapa transaksi yang dikecualikan dari perhitungan komisi meliputi pembayaran tagihan utilitas, pembelian susu formula bayi usia 0 hingga 2 tahun, produk uang elektronik, serta transaksi yang berasal dari halaman arahan voucher.
Untuk bergabung dan mulai mencatatkan komisi, Lazada menetapkan persyaratan batas minimum pengikut di media sosial. Kreator yang menggunakan Instagram, Twitter, atau Halaman Facebook wajib memiliki minimal 5.000 pengikut. Sementara itu, bagi pengguna platform TikTok, batas minimum yang ditetapkan adalah 50.000 pengikut. Proses pendaftaran program ini dapat diselesaikan secara mandiri atau melalui platform kemitraan resmi seperti Involve Asia dan AccessTrade. Berdasarkan data dari Involve Asia, afiliasi Lazada yang sudah berpengalaman memiliki potensi penghasilan berkisar antara Rp6.700.000 hingga Rp33.800.000 per bulan, meskipun hasil aktual setiap individu tentu bervariasi bergantung pada performa promosi masing-masing.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Peluang menjangkau audiens kini semakin terbuka lebar setelah Lazada resmi bergabung dalam program Facebook Affiliate Partnerships milik Meta. Kerja sama ini memungkinkan kreator konten di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina untuk menandai produk Lazada secara langsung di dalam konten Facebook mereka. Untuk memanfaatkan fitur kemitraan Meta ini, afiliasi diwajibkan mengaktifkan Mode Profesional pada akun Facebook atau Instagram mereka. Langkah integrasi ini diambil seiring dengan tren video commerce yang menyumbang sekitar 25% dari total Gross Merchandise Value di Asia Tenggara, serta fakta bahwa 82% konsumen di kawasan ini melakukan pembelian berdasarkan rekomendasi pembuat konten pada tahun 2024. Jared Chan, selaku Head of Regional Affiliate Lazada Group, memimpin inisiatif kemitraan regional ini untuk mempermudah aktivitas belanja sosial di seluruh Asia Tenggara.






