tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPopuler
Beranda/Kepatuhan Bisnis

Panduan Kepatuhan Lingkungan Bisnis di Bandung, Sanksi Penebangan Pohon bagi Tempat Usaha

Wahyu SuryaniDiterbitkan 3 Agu 2026 - 17.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panduan Kepatuhan Lingkungan Bisnis di Bandung, Sanksi Penebangan Pohon bagi Tempat Usaha
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Menjalankan operasional bisnis di Kota Bandung mengharuskan setiap pengelola usaha untuk mematuhi peraturan daerah yang berlaku, termasuk regulasi mengenai lingkungan hidup dan tata ruang kota. Kasus terbaru yang melibatkan pengelola lapangan padel di Jl LLRE Martadina, atau yang lebih dikenal sebagai Jalan Riau, menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melakukan inspeksi mendadak atau sidak langsung ke lokasi tersebut setelah adanya laporan mengenai insiden penebangan pohon di area depan tempat usaha. Tindakan tegas dari pemerintah kota ini menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional bisnis di daerah tersebut.

Buntut dari inspeksi langsung yang dilakukan oleh Wali Kota Muhammad Farhan adalah pemanggilan resmi terhadap pihak pengelola lapangan padel di Jalan Riau tersebut. Berdasarkan keterangan dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & Transportasi

Halaman

Satpol PP
) Kota Bandung, Bambang Sukardi, pihak pengelola dijadwalkan untuk hadir dan dimintai keterangan pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Pemanggilan pada hari Senin tersebut bertujuan untuk menelusuri secara rinci sejauh mana pelanggaran aturan telah terjadi dalam operasional usaha mereka. Proses ini menegaskan bahwa setiap tindakan yang mengubah kondisi lingkungan di sekitar tempat usaha akan dievaluasi secara ketat oleh otoritas penegak hukum daerah.

Dalam struktur pemerintahan Kota Bandung, pengawasan dan pengelolaan terhadap keberadaan pohon di ruang publik maupun area komersial sebetulnya merupakan ranah dan kewenangan dari Dinas Kawasan Permukiman dan Perumahan. Dinas ini bertugas memastikan bahwa keberadaan pohon tetap terjaga sesuai dengan tata kota. Bagi pelaku usaha, memahami pembagian wewenang ini sangat penting agar setiap rencana modifikasi area luar bangunan dapat dikoordinasikan terlebih dahulu dengan dinas terkait. Jika terjadi indikasi pelanggaran terhadap aturan pengawasan pohon yang telah ditetapkan oleh Dinas Kawasan Permukiman dan Perumahan, maka instansi penegak peraturan daerah akan segera mengambil alih proses penindakannya.

Baca Juga

Cara Mengelola Konten Promosi Digital agar Bebas dari Pelanggaran Hukum Perlindungan Anak

Cara Mengelola Konten Promosi Digital agar Bebas dari Pelanggaran Hukum Perlindungan Anak

Ketika sebuah pelanggaran lingkungan terbukti dilakukan oleh suatu usaha, Satpol PP Kota Bandung adalah pihak yang bertanggung jawab penuh untuk melakukan tindakan penegakan hukum. Bambang Sukardi menjelaskan bahwa tindakan yang diambil oleh Satpol PP mencakup penanganan pelanggaran peraturan daerah atau Perda, pengawasan terhadap perusahaan terkait isu lingkungan, hingga penindakan khusus untuk kasus penebangan pohon. Hal ini menunjukkan bahwa sanksi tidak hanya dijatuhkan pada individu, tetapi juga dapat menyasar entitas bisnis atau perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan lingkungan dalam menjalankan aktivitas komersialnya di wilayah tata kota Bandung.

Sanksi yang diterapkan bagi pelanggar aturan tata lingkungan ini diatur secara tertulis di dalam Peraturan Daerah dan membawa konsekuensi finansial yang harus diperhitungkan oleh setiap pengelola usaha. Apabila seseorang atau sebuah pihak pengelola bisnis terbukti menebang pohon yang memiliki tinggi lebih dari 10 meter, maka pihak tersebut dapat dikenakan sanksi denda administratif sebesar Rp 10 juta. Bagi sebuah bisnis, denda operasional sebesar ini tentu menjadi kerugian finansial yang sebenarnya dapat dihindari jika pengelola mematuhi prosedur perizinan yang berlaku sebelum melakukan perubahan fisik di area depan tempat usaha.

Baca Juga

Etika Monetisasi Konten Digital, Risiko Hukum Merekam Tanpa Izin Berkaca dari Kasus GIIAS 2026

Etika Monetisasi Konten Digital, Risiko Hukum Merekam Tanpa Izin Berkaca dari Kasus GIIAS 2026

Selain sanksi berupa denda uang tunai sebesar Rp 10 juta, Peraturan Daerah Kota Bandung juga mewajibkan sanksi pemulihan lingkungan yang mengikat secara hukum. Orang atau pihak yang melakukan penebangan pohon dengan tinggi lebih dari 10 meter tersebut diwajibkan untuk mengganti kerugian lingkungan dengan cara menanam 100 bibit pohon baru. Kewajiban menanam 100 bibit ini merupakan bentuk pertanggungjawaban mutlak agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. Kasus yang menimpa pengelola lapangan padel di Jalan Riau pada Senin, 3 Agustus 2026 ini menjadi panduan lokal yang krusial bagi seluruh pelaku usaha di Kota Bandung agar selalu menjadikan aturan daerah sebagai pedoman utama dalam mengelola fasilitas bisnis mereka.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Regulasi BisnisSatpol PPKota BandungJalan RiauLingkungan

Berita Terbaru Lainnya

Mengapa Pelaku Usaha Mikro di Indonesia Membatasi QRIS? Simak Temuan Bank DuniaPanduan Menganalisis Peluang Partai Politik Baru Yahudi-Arab pada Pemilihan Umum IsraelPanduan Pengelolaan Dana Abadi Bantuan Internasional Berdasarkan PMK Nomor 53 Tahun 2026Cara Mengelola Konten Promosi Digital agar Bebas dari Pelanggaran Hukum Perlindungan AnakEtika Monetisasi Konten Digital, Risiko Hukum Merekam Tanpa Izin Berkaca dari Kasus GIIAS 2026Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro oleh PNM melalui Program MekaarCara Mengoptimalkan Rantai Pasok Melalui Terminal 2 Petikemas Tanjung PriokDampak Program PESAT Terhadap Ketahanan Pangan dan Ekonomi Malinau

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap