tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Pengembangan SDM

Panduan Program Sekolah Rakyat di Biak Numfor untuk Pemerataan Pendidikan

Wulan WijayaDiterbitkan 2 Agu 2026 - 21.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panduan Program Sekolah Rakyat di Biak Numfor untuk Pemerataan Pendidikan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri terus mendorong pemerataan akses pendidikan sebagai fondasi utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kapasitas ekonomi masyarakat di masa depan. Langkah nyata dari komitmen ini terlihat pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, ketika Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Kehadiran program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan. Acara peresmian awal ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra beserta istri, Ketua DPRD Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Biak Numfor.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Kebijakan pembangunan sarana pendidikan khusus ini lahir dari keprihatinan mendalam Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi anak-anak terlantar di berbagai wilayah Indonesia. Program ini diwujudkan agar sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 34 Ayat (1), yang secara tegas mengamanatkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Dalam keterangannya, Muhammad Tito Karnavian menyampaikan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kewajiban negara untuk memelihara anak-anak terlantar dengan memberikan fasilitas sekolah. Tujuannya sangat jelas, yakni agar anak-anak tersebut tidak lagi harus menjadi pengemis atau pemulung mengikuti jejak orang tua mereka di jalanan. Negara mengambil tanggung jawab penuh untuk memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera ini bisa naik kelas secara sosial dan ekonomi melalui pendidikan yang layak.

Baca Juga

Rincian Pelaksanaan dan Penutupan Turnamen Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026

Rincian Pelaksanaan dan Penutupan Turnamen Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026

Secara operasional dan kelembagaan, pelaksanaan program Sekolah Rakyat berada di bawah tanggung jawab serta pembinaan Kementerian Sosial. Sasaran utama dari inisiatif pendidikan ini adalah anak-anak terlantar yang berasal dari kelompok masyarakat prasejahtera, khususnya mereka yang terdata masuk ke dalam kategori desil 1 dan desil 2. Untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal tanpa membebani keuangan keluarga, sarana pendidikan ini dibangun dengan mengusung konsep asrama. Melalui sistem asrama tersebut, seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup para siswa akan ditanggung sepenuhnya oleh negara. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk menyediakan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran yang memadai serta menempatkan tenaga pendidik terbaik demi menjamin mutu pendidikan yang diberikan kepada para peserta didik.

Keberhasilan pelaksanaan program berskala nasional ini tentu membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang erat dari berbagai tingkatan instansi pemerintah. Kementerian Dalam Negeri mendapatkan tugas khusus untuk mengoordinasikan jajaran pemerintah daerah agar memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran implementasi program, salah satunya melalui penyediaan lahan pembangunan yang strategis. Meskipun program ini membawa dampak positif bagi pembangunan daerah, Muhammad Tito Karnavian mengakui bahwa belum semua wilayah langsung merespons inisiatif tersebut dengan cepat. Di wilayah Provinsi Papua sendiri, baru ada tiga daerah yang menunjukkan sikap proaktif dan kesiapan sejak tahap awal, yaitu Jayapura, Sarmi, dan Biak. Dukungan langsung dari Bupati Biak menjadi salah satu faktor kunci yang memungkinkan realisasi pembangunan fasilitas pendidikan ini di wilayahnya.

Baca Juga

Cara Menghemat Biaya Perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta Menggunakan Transjabodetabek Rute Blok M

Cara Menghemat Biaya Perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta Menggunakan Transjabodetabek Rute Blok M

Secara nasional, komitmen perluasan akses pendidikan ini telah berjalan secara bertahap dan terstruktur. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat secara serentak yang dipusatkan dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada bulan Januari 2026 yang lalu. Setelah peresmian massal tersebut, proses pembangunan fisik gedung terus dilanjutkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum di berbagai daerah. Pembangunan ini menggunakan prototipe bangunan yang sama dan terstandardisasi untuk memastikan efisiensi serta kualitas konstruksi. Melalui kegiatan peletakan batu pertama di Kabupaten Biak Numfor ini, pemerintah pusat sekaligus mengajak seluruh kepala daerah di Tanah Papua untuk ikut mendukung program Sekolah Rakyat. Langkah strategis ini diharapkan mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak prasejahtera untuk meraih masa depan yang lebih baik dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tito KarnavianSekolah RakyatKementerian SosialPapuaBiak NumforKementerian Pekerjaan Umum

Berita Terbaru Lainnya

Strategi Ketahanan Energi India, Investasi Lepas Pantai Rp 158 Triliun dan Ekspansi Tenaga SuryaKetentuan dan Daftar Harga Promo Transmart Full Day Sale untuk Produk ElektronikPanduan Mendapatkan Kasur Berkualitas dengan Harga Diskon di TransmartArah Regulasi dan Peluang Investasi Energi Baru Terbarukan di IndonesiaRincian Pelaksanaan dan Penutupan Turnamen Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026Cara Menghemat Biaya Perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta Menggunakan Transjabodetabek Rute Blok MPanduan Mengasah Nalar Kritis Mahasiswa Baru dalam Merespons Tantangan Lapangan Kerja dan Isu SosialKPK Limpahkan Surat Dakwaan Eks Menag Yaqut Terkait Korupsi Kuota Haji ke Pengadilan Tipikor

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap