tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

PDIP Menafsir Pidato AHY, Ketidakpuasan hingga Peta Baru Menuju 2029

Andi SompaDiterbitkan 9 Sep 2026 - 11.02 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PDIP Menafsir Pidato AHY, Ketidakpuasan hingga Peta Baru Menuju 2029
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai kekuasaan yang bersifat sementara memicu berbagai interpretasi dari kalangan partai politik. PDI Perjuangan (PDIP) menilai pesan tersebut sarat dengan kalkulasi politik, mulai dari dinamika koalisi, tren kepuasan publik, hingga manuver persiapan menuju Pemilu 2029.

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menyampaikan bahwa dari sudut pandang politik, penegasan AHY soal batas waktu kekuasaan sangat mungkin ditafsirkan sebagai pesan kepada koalisi maupun institusi pemerintahan. Deddy melihat pidato tersebut bisa dibaca sebagai ajakan bagi partai-partai koalisi untuk mulai merancang peta jalan baru menghadapi Pemilu 2029, atau pesan khusus kepada Presiden agar memperhitungkan posisi AHY dan Partai Demokrat ke depan.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Deddy juga mengaitkan pembacaan tersebut dengan tren kepuasan publik terhadap pemerintah dan Presiden yang menurutnya sedang mengalami penurunan. Selain itu, rilis survei dari berbagai lembaga dinilai belum memperlihatkan dukungan yang kuat bagi AHY dan Demokrat untuk mengejar ketertinggalan elektabilitas dari figur-figur lain yang sudah berada di radar survei, seperti Prabowo dan KDM. Meski demikian, PDIP memandang pembicaraan mengenai kontestasi pilpres saat ini masih terlalu dini karena masa jabatan pemerintahan belum mencapai separuh jalan.

Sorotan terhadap gestur politik AHY tidak hanya datang dari PDIP. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia sebelumnya juga menanggapi pernyataan AHY soal kekuasaan yang bukan milik seseorang selamanya. Berdasarkan cara penyampaian, gestur, dan posisi berdirinya saat berpidato, Doli melihat AHY memberikan sinyal kuat mengenai kesiapannya menjadi salah satu penantang dalam kontestasi pilpres yang akan datang.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Di sisi lain, Partai Demokrat menepis spekulasi bahwa pidato tersebut bermuatan agenda politik elektoral. Demokrat menegaskan pernyataan AHY tidak berkaitan dengan kepentingan politik praktis maupun persiapan Pilpres 2029. Pihak Demokrat menjelaskan bahwa pesan tersebut murni menekankan etika kekuasaan, bahwa jabatan dan pemilu memiliki siklus serta batas waktu tertentu, sedangkan tanggung jawab pengabdian kepada rakyat tidak pernah selesai.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Partai Demokrat

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap