tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Pembangunan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Tuntas, Wujud Komitmen Penguatan Konektivitas Sumatera Barat

Wulan WijayaDiterbitkan 23 Agu 2026 - 09.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pembangunan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Tuntas, Wujud Komitmen Penguatan Konektivitas Sumatera Barat
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan menjadi fondasi krusial dalam mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar arus barang, dan menghubungkan sentra-sentra permukiman dengan pusat perekonomian. Tuntasnya pengerjaan ruas Jalan Payakumbuh-Sitangkai yang melintasi Jorong Bulakan, Nagari Tanjuang Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, menandai langkah nyata dalam modernisasi jaringan transportasi darat regional. Infrastruktur yang kini berdiri kokoh tersebut siap memulihkan kenyamanan dan efisiensi mobilitas harian warga yang telah lama mendambakan jalur transportasi yang layak dan aman.

Langkah penyelesaian proyek strategis ini ditinjau langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama jajaran terkait. Peninjauan lapangan tersebut memastikan bahwa pengerjaan fisik di lapangan telah tuntas secara menyeluruh dan kualitas jalan telah memenuhi standar mutu yang direncanakan. Kehadiran wakil rakyat dari parlemen ini menegaskan bahwa perhatian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan wilayah Sumatera Barat terus diwujudkan secara konkret melalui realisasi proyek-proyek yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat daerah.

Realisasi Peninjauan Lapangan di Nagari Tanjuang Gadang

Peninjauan langsung yang dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade berlokasi di Jorong Bulakan, Nagari Tanjuang Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban. Lokasi ini merupakan salah satu titik krusial pada ruas Jalan Payakumbuh-Sitangkai yang mengalami perbaikan menyeluruh. Dalam peninjauan tersebut, dipastikan bahwa lintasan jalan kini telah selesai dikerjakan dan sudah dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan angkutan barang.

Kunjungan kerja ini menegaskan fungsi pengawasan legislatif terhadap eksekusi program pembangunan yang didanai oleh instrumen anggaran negara. Andre Rosiade menyampaikan bahwa rampungnya jalur tersebut merupakan bukti keseriusan dan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun serta memperkuat infrastruktur di Sumatera Barat. Pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada jalur utama antarprovinsi, tetapi juga menyentuh koridor penghubung antarkabupaten yang selama ini memegang peranan vital bagi kelangsungan aktivitas warga sehari-hari.

Keberadaan fasilitas publik di sepanjang jalur ini, seperti akses menuju SD 01 Tanjuang Gadang dan kawasan permukiman warga di Nagari Tanjuang Gadang, kini menikmati dampak langsung dari kelancaran transportasi. Aksesibilitas yang membaik secara signifikan mempercepat mobilitas anak sekolah, tenaga pengajar, perangkat nagari, dan masyarakat umum dalam menjalankan kegiatan rutin tanpa lagi terkendala hambatan fisik jalan.

Pembiayaan APBN Melalui Skema Inpres Jalan Daerah

Keberhasilan penyelesaian ruas Jalan Payakumbuh-Sitangkai sepanjang 9,5 kilometer tidak lepas dari alokasi pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Total anggaran yang dikucurkan untuk merekonstruksi jalur ini mencapai sekitar Rp 68 miliar. Anggaran tersebut disalurkan secara terarah melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah atau IJD, yang dirancang khusus oleh pemerintah pusat untuk menangani ruas-ruas jalan daerah berkategori strategis yang membutuhkan intervensi percepatan perbaikan.

Program Inpres Jalan Daerah hadir sebagai solusi fiskal yang efektif ketika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memiliki keterbatasan ruang untuk membiayai perbaikan jalan berskala masif. Dengan adanya penugasan langsung dari pemerintah pusat kepada Kementerian PU melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, perbaikan jalan daerah yang memiliki urgensi tinggi dapat dieksekusi secara cepat, tepat mutu, dan tuntas tanpa membebani keuangan pemerintah daerah.

Alokasi dana sebesar Rp 68 miliar dari APBN ini mencerminkan keberpihakan pemerintah pusat terhadap pemerataan pembangunan di daerah. Koridor Payakumbuh-Sitangkai yang melintasi Kabupaten Limapuluh Kota diposisikan sebagai urat nadi penghubung yang berimplikasi langsung pada produktivitas ekonomi daerah, sehingga penetapannya ke dalam prioritas program IJD menjadi keputusan strategis yang tepat sasaran.

Menuntaskan Penantian Hampir Sepuluh Tahun Kerusakan Jalan

Sebelum dilaksanakannya program Inpres Jalan Daerah, ruas Jalan Payakumbuh-Sitangkai berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Masyarakat setempat harus bertahan dengan kondisi jalan yang rusak selama hampir 10 tahun tanpa pernah mendapatkan penanganan atau perbaikan secara menyeluruh. Kerusakan yang berlangsung selama hampir satu dekade tersebut telah menimbulkan berbagai hambatan mobilitas dan menurunkan tingkat kenyamanan para pengguna jalan.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Upaya perbaikan yang pernah dilakukan pada periode-periode sebelumnya hanya sebatas tindakan penambalan lubang secara parsial. Pendekatan perbaikan tambal sulam terbukti tidak mampu bertahan lama karena struktur fondasi jalan yang rapuh dan pengaruh cuaca yang cepat merusak kembali lapisan aspal tambalan. Akibatnya, lubang-lubang jalan kembali bermunculan dalam waktu singkat, membahayakan keselamatan pengendara dan memperlambat arus lalu lintas kendaraan pengangkut hasil bumi.

Rekonstruksi total yang dilaksanakan melalui program IJD ini secara definitif memutus siklus kerusakan berkepanjangan tersebut. Pendekatan perbaikan menyeluruh yang menggantikan metode tambal sulam memberikan kepastian kualitas dan daya tahan jangka panjang, sehingga warga di Jorong Bulakan dan nagari-nagari sekitarnya tidak lagi dihantui oleh kekhawatiran melintasi jalan berlubang saat musim hujan maupun musim kemarau.

Rekayasa Konstruksi Rigid Beton Menghadapi Karakteristik Tanah Berat

Pelaksanaan teknis pembangunan ruas Payakumbuh-Sitangkai dikerjakan dengan memperhitungkan secara cermat kondisi geografis dan geoteknis lingkungan setempat. Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menjelaskan bahwa kawasan yang dilintasi proyek ini memiliki karakteristik kondisi tanah yang berat serta berada di wilayah yang memiliki kerawanan tinggi terhadap genangan air. Kondisi lingkungan tersebut menuntut pemilihan jenis perkerasan yang memiliki ketahanan struktural ekstra.

Berdasarkan pertimbangan keteknikan tersebut, BPJN Sumbar menetapkan penggunaan metode konstruksi rigid beton atau perkerasan kaku sebagai solusi utama desain jalan. Konstruksi rigid beton memiliki sifat penyebaran beban yang jauh lebih merata ke lapisan tanah dasar dibandingkan dengan aspal fleksibel konvensional. Kekuatan struktur beton membuat jalan tetap stabil dan tidak mudah mengalami deformasi meskipun didirikan di atas tanah dengan daya dukung yang berat.

Selain itu, pemilihan rigid beton dinilai sangat tepat untuk menghadapi ancaman air yang kerap mengikis lapisan jalan. Pada kawasan yang rawan dengan air, perkerasan beton terbukti jauh lebih awet dan tahan terhadap penetrasi air permukaan. Dengan konstruksi rigid beton ini, usia pakai jalan dapat dipertahankan secara optimal, meminimalkan frekuensi pemeliharaan berat, serta menjamin keandalan jalur dalam menahan beban lalu lintas harian.

Peningkatan Geometri Jalan dan Standar Muatan Sumbu Terberat

Selain beralih ke material rigid beton, proyek perbaikan ruas Payakumbuh-Sitangkai juga melakukan peningkatan geometri badan jalan secara signifikan. Lebar badan jalan yang sebelumnya hanya berkisar sekitar empat meter kini telah ditingkatkan menjadi enam meter. Pelebaran ini memberikan ruang lintasan yang memadai bagi kendaraan dari dua arah berlawanan untuk berpapasan dengan aman dan leluasa tanpa harus keluar dari badan jalan utama.

Peningkatan dimensi jalan tersebut disempurnakan dengan spesifikasi ketebalan beton yang mencapai 30 sentimeter. Ketebalan lapisan perkerasan kaku ini dirancang secara khusus untuk memastikan bahwa struktur jalan memiliki kapasitas daya dukung yang kokoh dan tidak rentan mengalami retak struktural ketika dilalui oleh armada kendaraan bertonase besar secara berulang.

Dari sisi kapasitas muatan, Elsa Putra Friandi menyebutkan bahwa jalan Payakumbuh-Sitangkai ini dibangun dengan standar muatan sumbu terberat (MST) sekitar delapan ton. Standar MST delapan ton ini memberikan kepastian operasional bagi kendaraan pengangkut logistik dan komoditas pertanian. Jalan tersebut kini siap melayani arus transportasi angkutan barang tanpa khawatir terjadi kerusakan dini pada permukaan jalan.

Peta Jalan Pembangunan Lanjutan ke Guguk Cino dan Batusangkar

Penyelesaian koridor Payakumbuh-Sitangkai sepanjang 9,5 kilometer bukan merupakan akhir dari agenda modernisasi jaringan jalan di kawasan tersebut. Pemerintah telah menyiapkan rencana pembangunan lanjutan untuk memastikan keterhubungan antarwilayah terjalin secara berkelanjutan dan terintegrasi penuh. Kelanjutan konektivitas ini difokuskan untuk menyambungkan titik Sitangkai menuju kawasan sentral di Kabupaten Tanah Datar.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Tahap lanjutan yang direncanakan pemerintah mencakup dua segmen utama, yaitu pembangunan ruas dari Sitangkai menuju Guguk Cino serta kelanjutan dari Guguk Cino menuju Bukit Gombak di Batusangkar. Total panjang lintasan yang masuk dalam rencana pembangunan lanjutan ini mencapai sekitar 3,3 kilometer. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk mendanai pekerjaan konstruksi segmen ini diperkirakan mencapai total sekitar Rp 36,5 miliar.

Pekerjaan konstruksi fisik untuk ruas Sitangkai ke Guguk Cino maupun dari Guguk Cino menuju Bukit Gombak ditargetkan dapat dimulai pada November atau akhir tahun berjalan apabila seluruh tahapan persiapan berjalan lancar. Keberlanjutan pembangunan ini akan melengkapi konektivitas mulus antara Payakumbuh dan Batusangkar, menghadirkan koridor jalan berkualitas tinggi yang mempersingkat jarak dan waktu tempuh antarkabupaten.

Rencana Jangka Menengah: Konektivitas Batusangkar Menuju Ombilin

Agenda penataan infrastruktur jalan di Sumatera Barat dirancang dalam kerangka jangka menengah yang berkesinambungan. Setelah jalur dari Sitangkai menuju Guguk Cino dan Bukit Gombak di Batusangkar berhasil tersambung, pemerintah telah merencanakan tahapan pembangunan berikutnya yang akan menghubungkan Batusangkar menuju Ombilin.

Program pembangunan jalur Batusangkar ke Ombilin ini direncanakan akan dilanjutkan pelaksanaannya pada tahun 2027. Pemerintah menetapkan target bahwa seluruh pekerjaan konstruksi pada koridor Batusangkar-Ombilin tersebut sudah dapat diselesaikan pada pertengahan tahun 2027. Dengan terselesaikannya segmen tersebut, rute sabuk transportasi utama yang menghubungkan Payakumbuh, Sitangkai, Batusangkar, hingga kawasan Ombilin akan terhubung secara utuh dengan kualitas perkerasan yang seragam.

Integrasi jaringan jalan ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat simpul transportasi di kawasan pedalaman Sumatera Barat. Sambungan koridor hingga Ombilin akan mempermudah akses distribusi logistik menuju jalan lintas nasional, mengintegrasikan aktivitas ekonomi antardaerah, serta mendukung efisiensi mobilitas masyarakat dari berbagai nagari di sekitar Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar.

Prospek Pengusulan Inpres Jalan Daerah 2027 di Sumatera Barat

Keberhasilan eksekusi proyek-proyek IJD saat ini mendorong tingginya antusiasme pemerintah daerah di Sumatera Barat untuk terus mengusulkan pembenahan ruas jalan prioritas di wilayah masing-masing. Berdasarkan data dari BPJN Sumatera Barat, total usulan program Inpres Jalan Daerah untuk tahun anggaran 2027 dari seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Barat tercatat mencapai sekitar Rp 500 miliar.

Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi menyatakan bahwa usulan program IJD 2027 senilai setengah triliun rupiah tersebut saat ini masih berada dalam proses verifikasi teknis dan finalisasi. Proses verifikasi ini bertujuan untuk menelaah kesiapan dokumen teknis, tingkat kemanfaatan ekonomi, kesiapan lahan, serta kesesuaian ruas jalan dengan kriteria prioritas yang telah ditetapkan oleh kementerian teknis.

Tahapan finalisasi usulan IJD 2027 ini menjadi instrumen penting guna memastikan bahwa anggaran negara yang dikucurkan nantinya benar-benar dialokasikan pada proyek jalan yang memberikan dampak pengganda paling signifikan bagi konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. Sinergi antara usulan pemerintah kabupaten/kota, pengawalan legislatif DPR RI, dan eksekusi teknis BPJN Sumbar Kementerian PU menjadi kunci utama keberlanjutan modernisasi infrastruktur jalan di ranah Minang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap